Belasan Pejabat Dinkes Disebut Plesiran ke Vietnam Ditengah Merebaknya Kasus DBD

Sammy
Belasan Pejabat Dinkes Disebut Plesiran ke Vietnam Ditengah Merebaknya Kasus DBD
Ilustrasi DBD (ist)

Jakarta, HanTer - Wabah demam berdarah dengue (DBD) kerap menghantui warga ibukota, ternyata tak dipedulikan sejumlah pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta. Disebutkan, belasan pejabat beramai-ramai berangkat plesiran ke Vietnam melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Sekretaris Nasional Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia), Ervan Purwanto, menilai, minimnya empati dari para pejabat Dinkes merupakan bentuk kegagalan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam melakukan rotasi, demosi dan mutasi pejabat di lingkungan Dinkes. 

Apalagi kuat dugaan, sejak proses lelang jabatan 2018  terkesan sarat rekayasa, dimana ada pejabat yang  bergelar insinyur masuk ke dalam salah satu dari tiga kandidat kepala dinas. Belum lagi banyaknya pejabat Dinkes yang pada masa Pilkada DKI 2017 kemarin adalah Ahokers dan sama sekali tidak mendukung Anies-Sandi. 

Selain itu, lanjut dia, rekam jejak kinerja pejabat yang menduduki posisi saat ini memiliki catatan kasus dugaan korupsi dan dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan. 

Ervan menambahkan, belasan pejabat Dinkes yang plesiran ke Vietnam diketahui  melakukan cuti secara bersamaan. 

Para pejabat yang plesiran diantaranya Wakil Kepala Dinkes, Kepala Puskesmas dan Dirut RSUD. 

"Hal ini jelas semakin menambah daftar panjang buruknya kinerja Dinkes. Apalagi saat ini DKI masih berstatus waspada demam berdarah. Seharusnya pejabat kesehatan tersebut memiliki kepekaan terhadap problem yang sedang dihadapi Pemprov DKI saat ini," kata Ervan melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (8/3/2019). 

Ervan melihat, menjadi sebuah ironi ketika Gubernur Anies Baswedan tengah mencanangkan karakter pimpinan SKPD/UKPD, yang diharapkan salah satunya adalah memberi pangaruh positif pada warga dan lingkungan kerja. 

"Terus ini gimana Pak Anies?. Pejabat Kesehatan Dinkes libur bersamaan lebih dari 10 orang dan bersama-sama plesiran ke luar negeri. Mana bisa membawa pengaruh positif pada warga dan lingkungan kerja," tegas Ervan mempertanyakan. 

Selain itu, Ervan juga mempersoalkan sikap Sekretaris Daerah DKI, Saefullah yang memberikan cuti secara bersamaan kepada 10 orang lebih yang posisinya adalah pejabat strategis Dinkes. 

"Sekda ada apa ini? Sepertinya selalu memberi kemudahan kepada pejabat kesehatan di lingkungan Dinkes," pungkas Ervan.

#Dbd   #dinkes   #dki   #plesir   #vietnam