Rob Kardinal Clinton Nilai Kondisi Dapil 3 Jakarta Utara Memprihatinkan 

Safari
Rob Kardinal Clinton Nilai Kondisi Dapil 3 Jakarta Utara Memprihatinkan 
Calon anggota legislatif (caleg) DPRD DKI Jakarta Rob Kardinal Clinton bertekad memajukan daerah pemilihannya di Dapil 3 Jakarta Utara.

Jakarta, HanTer - Calon anggota legislatif (caleg) DPRD DKI Jakarta Rob Kardinal Clinton bertekad memajukan daerah pemilihannya di Dapil 3 Jakarta Utara. Pasalnya, saat ini Dapil 3 (Tanjung Priuk, Penjaringan dan Pademangan) berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Apalagi dari informasi yang didapat banyak  masyarakat yang terkena DBD dan saat berobat juga dipersulit.

"Saya telah turun ke 400 titik dari 2300 RT, Saya terenyuh karena mendengar masyarakat yang terkena DBD lebih banyak yang meninggal daripada yang sembuh setelah berobat kerumah sakit, selain itu BPJS dipersulit dan KJP tidak sampai kpada yang bersangkutan, ini terjadi di sana," kata Rob melalui keterangan tertulis, Rabu (27/2/2019).

Rob memaparkan, Jakarta Utara memiliki laut yang luas dan pelabuhan standar internasional. Namun warganya masih banyak yang kurang mampu, untuk akses air bersih saja hanya 50% masyarakat yang mampu memilikinya. Masalahnya sumber air bersih sulit, di Penjaringan ada RT yang PAM belum masuk, beli air di depo-depo, kan harganya mahal, Bahkan uang 700 ribu sebulan habis ke air. Ini permasalahan mendasar. 

Oleh karenanya,  pengusaha muda yang bergelut di bidang teknologi informasi ini akan berupaya meningkatkan kesejahteraan dengan tiga indikator pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

"Kalau ada caleg yang mengatakan dalam 5 tahun itu bisa dituntaskan sama dengan bohong, karena apa ? PR-nya luar biasa banyak, di semua posisi banyak yang nakal, masyarakat juga banyak yang menyalahgunakan jadi semua berkesinambungan, Ini susah, Kunci untuk mengentaskan itu semua adalah pendidikan, kalau pendidikan bagus maka kesehatan dan kesejahteraan akan mengikuti," sebut Rob.

"Di Jakarta Utara, hanya memiliki satu sekolah unggulan yakni SMA 13, ketika saya kuliah di UI, yang banyak masuk adalah anak Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, Kenapa? Karena di sana banyak sekolah unggulan misalnya SMA 68, SMA 70, SMA 6 dan lainnya. Saya percaya ke depan SMA di Jakut harus lebih banyak sekolah unggulan, biar anak-anak masuk ke sekolah bergengsi," tegasnya.

Pidator presiden Jokowi beberapa hari yang lalu terkait kartu pintar tidak hanya ke SMA, sudah sampai ke PT.

"Jadi visi saya ke depan membuat rakyat lebih pintar, membuat orang lebih pintar. Bonus demografi 2030, Indonesia paling unggul di ASEAN. Sama saja itu sia-sia kalau SDM tidak unggul. Jadi tingkat pendidikan harus tinggi, Pemerintah sekarang harus menyadari hal itu," tandasnya.

Selain dibebankan oleh partai menjadi caleg, RCK juga ditunjuk menjadi TKD (Tim Kampanye Daerah) dibidang milenial untuk mengkampanyekan Jokowi-Ma'ruf. 

"Saya tetap konsisten, sejalan dan sepikiran program saya dengan presiden, Sebagai caleg dan TKD saya harus mendorong juga bahwa Jokowi harus dipilih lagi. Presiden siapapun itu tidak cukup lima tahun, dikasih 10 tahun. Kalau bagus kenapa tidak? " tegas politikus Partai Golkar ini.