Dunia Pendidikan Harus Berperan Kembangkan Koperasi

Arbi
Dunia Pendidikan Harus Berperan Kembangkan Koperasi
Deputi Pengawasan Kemenkop dan UKM, Suparno

Jakarta, HanTer - Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga mengatakan, pembangunan koperasi bukan saja urusan pemerintah, tetapi juga menjadi urusan masyarakat dan lembaga-lembaga lain, termasuk perguruan tinggi.

“Sesuai sifat koperasi yang otonom dan independen, maka peran pemerintah hanyalah sebagai fasilisator dan motivator dalam pengembangan koperasi di tanah air,” kata Puspayoga dalam sambutannya yang dibacakan oleh Deputi Pengawasan Kemenkop dan UKM, Suparno di Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (5/2/2019).

Ia menuturkan, perguruan tinggi mengemban amanat bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, atau yang dikenal dengan “Tri Dharma PerguruanTinggi” diharapkan dapat berperan aktif dalam mengembangkan perkoperasian melalui pencetakan sumber daya manusia (SDM) koperasi yang berkualitas.

Perguruan tinggi, menurut dia, sebagai lembaga intelektual turut bertanggung jawab atas penyiapan SDM yang diharapkan dapat menjadi pengelola koperasi yang handal, dapat menjadi pelopor maupun penggerak pembangunan ekonomi daerah.

Puspayoga menyatakan, mahasiswa merupakan kader penerus bangsa yang akan menjadi penggerak ekonomi rakyat, dan salah satu pendekatan tersebut dilakukan melalui koperasi.

“Untuk itu, pemahaman tentang pengetahuan perkoperasian perlu disosialisasikan atau diinformasikan kepada para pemuda untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik dan selanjutnya diharapkan mampu menyebarluaskan pengetahuan perkoperasian kepada khalayak luas,” katanya.

Lebih lanjut Puspayoga mengatakan, Koperasi Mahasiswa merupakan organisasi/unit kegiatan mahasiswa yang mempunyai peran dan fungsi ganda. Di antaranya, sebagai wahana pelayanan dan peningkatan kesejahteraan mahasiswa, juga sebagai laboratorium dan wahana pendidikan yaitu tempat pembentukan kader koperasi (human investment). (Arbi)