Kalangan Selebriti Kehilangan Aktor Senior Bertalenta, Ayu: Torro Margens Guru, Teman dan Kakak Terbaik

Harian Terbit/Romi Syahril
Kalangan Selebriti Kehilangan Aktor Senior Bertalenta, Ayu: Torro Margens Guru, Teman dan Kakak Terbaik

Aktor senior Torro Margens meninggal dunia di usia 68 tahun pada Jumat, (4/1) dini hari, sekitar puluk 00.45 WIB. 

Sontak berita duka ini membuat sejumlah selebriti merasa kehilangan sosok yang memiliki karakter khusus dalam setiap perannya. Sebut saja, Ayu Azhari, Tio Pakusadewo, Darius Sinathrya, Marsha Timothy, Sujiwo Tedjo daln lainnya. 

Maklum, Torro dikenal sebagai aktor terbaik Indonesia ini bukan hanya jago akting, namun kerap mengayomi juniornya dalam akting. “Walau saya lama tak jumpa dengan beliau, namun semangat dan teladannya tak bisa dilupakan. Pokoknya beliau sosok yang selalu membimbing kami dengan penuh dedikasi dan ketulusan,” kata Ayu Azhari.

Bahkan, Ayu menganggap Torro Margens lebih dari aktor. “Bagi saya, dia sosok guru, teman dan kakak terbaik,” tambahnya. 

Hal senada diungkapkan Tio Pakusadewo yang pernah main bareng dalam satu film berjudul Night Bus. Terlebih, film yang mereka bintangi itu memenangi Piala Citra.

"Bagi saya dia kakak saya, senior, guru tapi tidak pernah menggurui. Intinya saya salut dengan dia, karena di usianya masih bisa jadi bintang iklan dia tidak pernah redup semangatnya," kata Tio.
 
Begitu pula dengan Darius Sinathrya, lewat akun Instagram @darius_sinathrya, dia mengaku jika Torro merupakan teman, juga sahabat dan orangtua. 

“Buat saya dia menjadi orang tua kami.  Semoga amal ibadah selama hidupnya diterima di sisi Allah Swt dan bagi keluarga yang ditinggalkan agar tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini,” katanya.

Demikian dengan aktris cantik Marsha Timothy. Tanpa banyak kata, istri Vino Bastian ini mengucapkan kata perpisahan di media social. “Selamat jalan Toro Margens.. Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun...,” tulis Marsha lewat akun Twitter @Marshatimothy2.

Tak ketinggalan, Sudjiwo Tedjo yang tahu kabar duka atas meninggalnya Torro itu juga ikut berduka dan mengungkap lewat kata-kata di Twitter lewat akun Twitter @sudjiwotedjo. "Mas Torro Margens .. met bangun tidur ... sampai jumpa pas kami juga sudah bangun nanti .. #utangRasa .. sekarang kami semua masih tidur dan menjalani dunia dalam keadaan mimpi..," tulis Sudjiwo. 

Aktor Watak 

Urusan akting sudah menjadi hal biasa bagi aktor kelahiran Paduraksa, 5 Juli 1950 ini. Tak heran, sebagai aktor watak, Torro Margens hampir tak pernah gagal tiap kali memerankan tokoh antagonis.
 
Keunggulan Torro ada pada tatapan mata yang tajam yang menjadi senjata utama dalam membuat kesan galak pada dirinya. Torro Margens menjadi salah satu ikonis karakter antagonis terbaik yang pernah ada di Indonesia.

Berkat kelebihannya dalam berakting, sederet film yang telah dilakoninya, antara lain, Love for Sale (2018), Night Bus (2017), Ruqyah: The Exorcism (2017), Get Up Stand Up (2016), Simfoni Satu Tanda (2016), DPO (Detachement Police Operation) (2016), Catatan Dodol Calon Dokter (2016), Mencari Hilal (2015), Demona (2015), Hantu Diskotik Kota (2015), Drakula Cinta (2014), 4 Tahun Tinggal di Rumah Hantu (2014), Kalung Jelangkung (2011), Tendangan dari Langit (2011), Perempuan-Perempuan Liar (2011), Bebek Belur (2010), Pengantin Pantai Biru (2010), The Wall (2007), Rantai Bumi (2006), 9 Naga (2006), Janus: Prajurit Terakhir (2003) dan lainnya.