Lagi, Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Dicokok Polisi

Danial
Lagi, Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Dicokok Polisi
Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono

Jakarta, HanTer - Polisi kembali berhasil menggagalkan peredaran sabu di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat dan melakukan penangkapan.

Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono membenarkan penangkapan tersebut.

"Iya, WN menyembunyikan narkoba di dalam TV (televisi) bagian belakang untuk kelabui petugas," ujar Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono saat menggelar pengungkapan kasus di kantornya, Kamis (3/1/2019).

Diketahui salah satu pelaku, WN (34), ditangkap di rumahnya, Jalan Kayu Besar Cengkareng Timur, Sabtu (29/12/2018).

Polisi sempat kesulitan saat mencari barang bukti. Setelah didesak, WN memberitahu tempat menyembunyikan barang haram tersebut. Polisi mengamankan 0,58 gram sabu, 2 butir pil ekstasi hijau, dan plastik klip berisi pil ekstasi yang telah dihancurkan.

Selain itu polisi juga meringkus AM alias G (31) di Jalan Kayu Besar, Gg. Pojok II RT 04/11 Cengkareng Timur. Di sini polisi menyita 6,42 gram sabu, 500 butir pil ekstasi hijau, timbangan, serta buku rekap hasil penjualan narkoba.

Saat diperiksa, WN kepada penyidik mengaku sudah tiga tahun mengonsumsi narkoba. "Sekitar 500 butir pil ekstasi ini merupakan jaringan lapas," beber Joko.

WN awalnya coba-coba, namun ia tergiur untuk mengedarkan narkoba karena ajakan rekannya AI, napi narkoba Lapas Cipinang. Selama ini WN berkomunikasi lewat ponsel dengan AI.

"WN juga pernah menjalani hukuman di Lapas Salemba pada tahun 2017 lalu dengan kasus serupa," pungkas Kapolsek.

WN dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara tersangka AM dijerat Pasal 114 ayat (2) Sub pasal 112 ayat (2) UU.