Bharada E Pasrah, Serahkan Putusan ke Majelis Hakim

- Rabu, 25 Januari 2023 | 21:55 WIB
Bharada E didampingi kuasa hukum dalam sidang perkara pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (ikbal muqorobin/harianterbitcom)
Bharada E didampingi kuasa hukum dalam sidang perkara pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (ikbal muqorobin/harianterbitcom)

 

HARIANTERBIT.com - Bharada E alias Richard Eliezer meyakini kejujurannya dalam perkara pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua merupakan bagian dari keadilan. Sehingga dia berharap majelis hakim dapat menerima nota pembelaan atau pledoi yang disampaikannya. 
 
Bharada E membacakan nota pembelaan atau pledoi atas tuntutan jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu 25 Januari 2023. Pledoi tersebut berjudul 'Apakah Harga Kejujuran Harus Dibayar 12 Tahun Penjara?'. 
 
"Saya memohon kepada Yang Mulia Ketua dan Anggota Majelis hakim sudilah kiranya menerima pembelaan saya ini. Apakah saya harus bersikap pasrah terhadap arti keadilan atas kejujuran? Saya akan tetap berkeyakinan, bahwa kepatuhan, kejujuran adalah segala galanya dan keadilan nyata bagi mereka yang mencarinya," katanya di ruang sidang.
 
 
 
Bharada E menyatakan jika Majelis hakim memiliki pertimbangan hukum lain, dia berharap majelis hakim yang dipimpin hakim ketua Wahyu Iman Santoso memberikan putusan yang adil. 
 
"Kalaulah karena pengabdian saya sebagai ajudan menjadikan saya seorang terdakwa, kini saya serahkan masa depan saya pada Putusan Majelis Hakim, selebihnya saya hanya dapat berserah pada kehendak Tuhan," imbuh dia. 
 
Diketahui dalam perkara pembunuhan Brigadir J, Bharada dianggap jaksa terbukti melanggar pasal 340 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Putri dituntut jaksa dengan pidana penjara selama 12 tahun. 

Editor: Arbi Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Dilanjutkan

Selasa, 7 Februari 2023 | 22:29 WIB

Rencana JPO Dikenakan Biaya Dinilai Beratkan Warga

Selasa, 7 Februari 2023 | 22:13 WIB

Perawat Gunting Jari Bayi jadi Tersangka

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:20 WIB

HPSN 2023, Yok Ikut Tur Gowes 'Jelajah Bersih Negeri'

Selasa, 7 Februari 2023 | 09:54 WIB
X