Ahli Psikologi Beberkan Perubahan Perilaku Brigadir J Usai Dampingi Putri Candrawathi

- Rabu, 21 Desember 2022 | 13:35 WIB
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.  (Ikbal Muqorobin - harianterbit.com)
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Ikbal Muqorobin - harianterbit.com)

HARIANTERBIT.com - Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat disebut sebagai pribadi yang memiliki karakter anak baik. Namun terdapat perubahan perilaku dalam diri Brigadir J usai dipercaya mendampingi Putri Candrawathi. 

Ahli psikologi forensik Reni Kusuma Wardhani memberikan keterangan di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 21 Desember 2022. Dia membeberkan hasil asesmen sosok Brigadir J.
 
Asesmen dilakukan menggunakan data sekunder karena Brigadir J telah meninggal dunia. Data sekunder diperoleh dari keterangan keluarga, teman sekolah hingga rekan kerja baik semasa di Jambi maupun di Jakarta. Hasilnya, Brigadir J dinilai memiliki kepribadian yang baik.
 
 
"Diperoleh informasi yang konsisten para informan mengenai beberapa hal inilah yang kami simpulkan. Kecerdasan diduga tergolong rata-rata dan berfungsi dalam batas normal.
 
Tidak dijumpai adanya riwayat tingkah laku Yosua dalam melanggar aturan, terlibat perkelahian dan penyalahgunaan napza," katanya di ruang sidang. 
 
Reni menjelaskan sebagai anggota polisi Brigadir J memiliki dedikasi yang tinggi, cekatan dan tidak pernah membantah perintah.
 
Dia mampu dengan baik dan memang layak menjadi ajudan atau ADC pejabat tinggi Polri. 
 
 
"Didapatkan pula informasi teman-teman dan rekan kerja saling bersesuaian dan konsisten bahwa awalnya Yosua dinilai dapat bekerja dan menjalankan peran ADC dengan baik," imbuhnya.
 
Lebih lanjut Reni juga membeberkan perubahan perilaku dalam diri Brigadir J usai diberi tanggung jawab yang besar di keluarga Ferdy Sambo, tepatnya sejak ditugaskan mendampingi Putri Candrawathi. 
 
"Penampilannya menurut rekan-rekannya dan ini ada informasi yang bersesuaian dan ini informasi dari Jambi, penampilannya lebih mewah dibanding sebelumnya. Menunjukan power dan dominiasi terhadap ADC dan perangkat lain, berperilaku yang dinilai ada kalanya tidak selayaknya ADC," beber Reni.
 
 
"Merasa lebih percaya dan lebih diistimewakan oleh Bu Putri. Dan memiliki keberanian untuk menunda serta tidak melaksanakan perintah atasan, lebih mudah tersinggung dan merespons kemarahan," imbuh Reni. 
 
Dalam perkara tersebut Reni melakukan asesmen terhadap 30 orang dalam perkara tersebut, termasuk lima terdakwa yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal.***
 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Terkini

Berani Jadi Netizen Pejuang untuk Melawan Hoaks

Jumat, 9 Juni 2023 | 20:46 WIB
X