Aksi Bejat Dilakukan Sejak Tahun 2007, Roby Divonis Seumur Hidup Akibat Cabuli 7 Anak

- Kamis, 8 Desember 2022 | 12:24 WIB
Ilustrasi aksi kekerasan dan perundungan.
Ilustrasi aksi kekerasan dan perundungan.

HARIANTERBIT.com - Hukuman penjara seumur hidup diberikan Majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon terhadap Roby Hitipeuw (51), terdakwa pencabulan dan pemerkosaan lima anak kandung dan dua cucunya secara berlanjut. Semua korban di cabuli saat masih berusia di bawah lima tahun.

"Menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melanggar pasal 81 ayat (1), ayat (3) dan ayat (5) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," kata Ketua Majelis Hakim Orpha Martina dalam sidang putusan di PN Ambon, Maluku, Rabu.

Hakim menyebut hal yang memberatkan terdakwa divonis penjara seumur hidup karena perbuatan bejat secara berlanjut yang dilakukan terhadap lima anak kandungnya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar dan juga terhadap dua cucunya.

Baca Juga: Hakim Ketua Sidang Brigadir J Dilaporkan ke KY, Begini Respon PN Jakarta Selatan

Putusan majelis hakim itu sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Ambon Ingrid Louhenapessy yang dalam sidang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman penjara seumur hidup.

Perbuatan asusila terdakwa terhadap anak kandung dan cucunya yang dilakukan di dalam rumahnya di Kecamatan Baguala, Kota Ambon, terungkap pada 4 Juni 2022.

Aksi bejat ini mulai dilakukan terdakwa Roby sejak tahun 2007 terhadap lima anaknya dan berlanjut pada tahun 2022 terhadap dua cucunya sendiri hingga ketahuan dan dilaporkan ke Mapolresta Pulau Ambon dan PP Lease.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru Masih Terus Berlangsung

Atas putusan majelis hakim itu, terdakwa melalui penasihat hukumnya Peny Tupan dari LBH Humanum Maluku menyatakan pikir-pikir sehingga diberikan waktu selama tujuh hari untuk menyampaikan sikap.

Sedangkan Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan PP Lease Ajun Komisaris Polisi Mido Manik, dilansir Antara, mengungkapkan Roby Hitipeuw melakukan aksi biadabnya pertama kali terhadap anak sulung dan anak kedua ketika mereka masih duduk di bangku sekolah dasar pada tahun 2007 dan 2009.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhlak Baik

Jumat, 27 Januari 2023 | 06:26 WIB

Curi Perhiasan, Dua Sejoli Ditangkap

Kamis, 26 Januari 2023 | 11:39 WIB

Mendisiplinkan Diri

Kamis, 26 Januari 2023 | 06:26 WIB

Bharada E Pasrah, Serahkan Putusan ke Majelis Hakim

Rabu, 25 Januari 2023 | 21:55 WIB
X