Masyarakat Banten Diminta Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang Yang Akibatkan Bencana Alam

- Selasa, 6 Desember 2022 | 16:01 WIB
Ilustrasi Musim Hujan (pixabay.com)
Ilustrasi Musim Hujan (pixabay.com)

HARIANTERBIT.com - Masyarakat Banten diminta mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir/kilat dan angin kencang yang dapat mengakibatkan bencana alam.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG, Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Serang, Banten Tarjono mengatakan, peringatan kewaspadaan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang terjadi Selasa ini di Banten.

"Kami menyampaikan prakiraan cuaca itu ke sejumlah instansi, lembaga hingga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan curah hujan lebat disertai petir/kilat dan angin kencang," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG, Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Serang, Banten Tarjono di Serang, Selasa.

Baca Juga: Ada Potensi Pergerakan Tanah di 10 Titik Wilayah Jakarta, Warga Diminta Waspada

Wilayah yang berpotensi diterjang hujan lebat disertai petir dan angin kencang antara lain Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

Begitu juga bagian utara Kota Serang, Kabupaten Serang bagian timur dan selatan, serta Kabupaten Tangerang.

Selain itu bagian tengah dan selatan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

"Peluang hujan tersebut terjadi siang, sore, malam hingga dinihari," katanya seperti dilansir Antara.

Baca Juga: Gempa M6,2 Megguncang Jember Jawa Timur

Menurut dia, curah hujan tinggi disertai kilat/petir dan angin kencang dapat menimbulkan banjir, longsor, pergerakan tanah, angin puting beliung dan pohon tumbang.

Karena itu, masyarakat harus selalu waspada dini untuk mengurangi risiko kebencanaan.

"Kami berharap masyarakat dapat memperhatikan peringatan kewaspadaan dini, sehingga tidak ada korban jiwa," katanya.

Ia juga meminta nelayan dan pelaku pelayaran waspada potensi tinggi gelombang 1.25 – 2.5 meter (sedang) di Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten dan potensi tinggi gelombang 2.50 – 4.0 meter (tinggi) di Samudera Hindia Selatan Banten.

Selama ini, kata dia, pesisir selatan Banten kurang bersahabat dengan gelombang cukup tinggi dan membahayakan keselamatan nelayan tradisional.

Baca Juga: Ferdy Sambo Murka Setelah Bharada E Ungkap Sosok Wanita Misterius, Sampaikan Pesan Serius

"Kami berharap nelayan mematuhi gelombang tinggi, karena bisa menimbulkan kecelakaan laut," katanya.

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Selingkuh, Polda Metro Tahan Kompol D

Rabu, 1 Februari 2023 | 12:18 WIB

Kuasa Hukum Minta Ricky Rizal Divonis Bebas

Selasa, 31 Januari 2023 | 20:55 WIB

Daftar Lengkap Pemain MPL ID S11

Selasa, 31 Januari 2023 | 14:55 WIB

Pihak Ferdy Sambo Tuding Jaksa Frustasi

Selasa, 31 Januari 2023 | 12:28 WIB
X