Bharada E: Mungkin Bang Ricky Tidak Mau Bicara

- Selasa, 6 Desember 2022 | 09:21 WIB
Bharada E dalam sirang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.  (ikbal muqorobin)
Bharada E dalam sirang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Bharada E alias Richard Eliezer tidak percaya dengan pengakuan Ricky Rizal. Hal itu disampaikan saat diminta menanggapi kesaksian Ricky terkait perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. 

Ricky Rizal menjadi saksi dalam perkara pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Kuat Ma'ruf dan Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 5 Desember 2022.
 
Dalam kesaksian Ricky mengaku tidak mendengar adanya perintah dari Ferdy Sambo ke Baharada E untuk menembak Brigadir J di rumah dinas Komplek Polri Duren Tiga pada 8 Juli 2022.
 
 
Pengakuan itu diragukan Bharada E. Dia meyakini Ricky yang berada di dalam satu ruangan dengan jarak dekat mendengar perintah penembakan itu. Bharada E menduga Ricky menyembunyikan fakta itu. 
 
"Bang Ricky tadi bilang tidak mendengarkan. Dalam jarak sedekat itu, mungkin Bang Ricky mendengarkan tapi tidak mau bicara," katanya. 
 
Meski demikian Bharada E pasrah. Menurutnya Ricky memiliki hak untuk tidak memberikan keterangan tersebut.
 
 
"Tapi terserah juga sama Bang Ricky yang mulia," imbuhnya.
 
Sebelumnya Ricky menyampaikan detik-detik penembakan Brigadir J.
 
Dia menuturkan saat berada di garasi rumah dinas di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan tiba-tiba Kuat Ma'ruf mengatakan bahwa dirinya bersama Brigadir J diminta masuk ke dalam rumah oleh Ferdy Sambo.
 
"Saya menghampiri Yosua di depan, terus 'bro, dipanggil bapak', terus masuk Yosua. Seingat saya yosua dulu masuk berjalan ke arah dapur itu, terus Om Kuat, lalu saya di belakang, cuma agak terjeda karena saya sempat berhenti di depan mobil Innova hitam," katanya di ruang sidang. 
 
 
Saat masuk ke dalam rumah Ricky melihat Ferdy Sambo dan Bharada E sudah ada di ruangan itu. Saat itu Brigadir J sudah berhadapan dengan Ferdy Sambo.
 
Dalam rentatan peristiwa yang disampaikan Ricky, tidak ada perintah yang keluar dari Ferdy Sambo ke Bharada E untuk menembak Brigadir J. 
 
"Saya lihat seperti 'ini apa pak, ada apa pak?' Terus (Ferdy Sambo bilang) 'jongkok, jongkok' si Richard langsung ngeluarin senjata YML, begitu si Yosua mundur, karena kan ga mau jongkok, mundur si Richard lepasin tembakan, 'kenapa ini' terus 'deerrr' gitu yang mulia," tutur Ricky.
 
Melihat kejadian tersebut Ricky mengaku kaget. Kemudian dia melihat Ferdy Sambo menembak dinding di ruangan itu. ***

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Peras Polisi Diungkap Polisi

Sabtu, 4 Februari 2023 | 17:31 WIB

Tokoh Muda NU Bela OJOL, Tolak Bayar ERP

Jumat, 3 Februari 2023 | 21:08 WIB

Waka Komisi IX: Butuh Tindakan Tegas Atasi Kasus TPPO

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:55 WIB
X