PSI Minta Pemprov DKI Optimalkan Trotoar untuk Kurangi Kemacetan

- Rabu, 30 November 2022 | 20:04 WIB
Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo
Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo

HARIANTERBIT.com - Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo menyebut trotoar yang dilebarkan di DKI Jakarta hanya akan efektif mengurangi kemacetan jika berjalan kaki sudah menjadi alternatif nyaman masyarakat.

"Trotoar yang dilebarkan secara infrastruktur memang menambah macet saat belum ada peralihan moda dari transportasi pribadi ke transportasi umum. Jelas, karena lebar jalan berkurang tapi mobil dan motornya jumlahnya masih sama. Kalau mau trotoar lebar ini efektif kurangi kemacetan, harus ada upaya sistematis untuk bikin masyarakat nyaman jalan kaki," katanya di Jakarta, Rabu, 30 November 2022.

Baca Juga: Survei Median: Prabowo Kalahkan Anies dan Ganjar, Elektabilitas Airlangga Hartarto 1,1 Persen

Pria yang akrab disapa Ara ini menilai, jika pembangunan berhenti pada pelebaran trotoar, kemacetan akan bertambah parah.

"Pelebaran trotoar itu langkah pertama, masih banyak langkah berikutnya untuk mendorong perilaku masyarakat beralih. Jangkauan transportasi umum mutlak jadi syarat, kita tambah kenyamanan dan jumlah armada agar masyarakat bisa mengandalkan transportasi umum dipadukan dengan berjalan kaki dari tempat berangkat ke angkutan umum lalu turun dari angkutan umum ke tempat tujuan," tambah Ara.

Pengawasan akan fungsi trotoar juga dinilai penting untuk membuat masyarakat nyaman berjalan kaki.

Baca Juga: Banyak Kasus Masih Dalam Proses Penyidikan di KPK, Ini Diantaranya

"Jika trotoar sudah lebar, Pemprov DKI harus memastikan fungsinya sesuai tujuan. Jangan ada yang parkir, jadi lintasan motor, atau bahkan dijadikan lapak ilegal agar pejalan kaki juga nyaman jalan di sana," ujarnya.

"Pemerataan revitalisasi trotoar juga penting, Jakarta bukan hanya Sudirman Thamrin dan sekitarnya. Jangan sampai yang tinggal di Jakarta Barat atau Timur malas naik angkutan umum karena gak nyaman jalan kaki menuju transportasi umumnya," tambahnya.

Ia mengutarakan bahwa penyempitan kembali trotoar yang sudah dibangun bukanlah solusi baik.

"Kalau menurut saya kita jangan mundur. Gak mungkin kita bongkar lagi trotoar yang sudah dibangun. Kita lihat ke depan agar fungsinya bisa optimal mengurangi kemacetan karena bisa jadi alternatif orang banyak. Baru setelah semuanya ideal kita tingkatkan pembatasan atau disinsentif untuk pengguna kendaraan pribadi," tutup Ara.***

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selingkuh, Polda Metro Tahan Kompol D

Rabu, 1 Februari 2023 | 12:18 WIB

Kuasa Hukum Minta Ricky Rizal Divonis Bebas

Selasa, 31 Januari 2023 | 20:55 WIB

Daftar Lengkap Pemain MPL ID S11

Selasa, 31 Januari 2023 | 14:55 WIB

Pihak Ferdy Sambo Tuding Jaksa Frustasi

Selasa, 31 Januari 2023 | 12:28 WIB
X