ISPA hingga Diare, Penyakit Terbanyak Dialami Pengungsi Korban Gempa Cianjur

- Selasa, 29 November 2022 | 11:17 WIB
Petugas medis memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi korban gempa Cianjur.
Petugas medis memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi korban gempa Cianjur.

HARIANTERBIT.com – Sebanyak 3.175 orang tenaga kesehatan telah disebar ke 194 titik pengungsian di delapan kecamatan pascagempa M5,6 Cianjur, Jawa Barat.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Klaster Kesehatan Penanganan Gempa bumi Kabupaten Cianjur, tercatat 5 kasus terbanyak yang ditemukan di pos kesehatan dan puskesmas adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), gastritis, hipertensi, diare dan diabetes.

“Aktivitas pelayanan kesehatan yang dinaungi oleh Kementerian Kesehatan ini telah melakukan pengamatan dan pendataan untuk mencegah penyakit atau wabah serta penyerahan logistik kesehatan ke dinas terkait,” kata Abdul Muhari, dalam pernyataannya, dikutip Selasa (29/11/2022).

Baca Juga: Putri Candrawathi Sembuh dari Covid-19 Dipastikan Hadiri Sidang

Sebanyak 155 tempat tidur (TT) turut disiapkan Kabupaten Cianjur untuk menerima pasien pascaoperasi yang tersebar di RSUD Cimacan (50 TT), RSUD Pagelaran Cianjur Selatan (20 TT), RSU dr. Hafiz (20 TT), RS Bhayangkara (11 TT), BBKP Ciloto Kampus Cimacan (50 TT) dan Rumah Singgah GKI (5 TT).

Petugas kesehatan yang tergabung dalam tim sanitarian turut melaksanakan pengambilan dan pemeriksanaan kualitas air di 20 titik pengungsian. Selain itu, pemantauan jentik dan pengasapan (fogging) turut dilakukan di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. 

Sementara itu, guna mendukung pelayanan gizi di lokasi pengungsian, telah dibuka dapur Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) di 2 lokasi, yaitu Kecamatan Cugenang dan Warungkondang.

Baca Juga: Portugal Melenggang ke 16 Besar, Susul Brasil dan Prancis

Pelayanan kesehatan secara intensif juga diberikan kepada kelompok ibu hamil dan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Imbauan dan edukasi terkait promosi Kesehatan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) juga terus dilakukan oleh relawan kesehatan di tiap titik pengungsian.

Halaman:

Editor: Arbi Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Peras Polisi Diungkap Polisi

Sabtu, 4 Februari 2023 | 17:31 WIB

Tokoh Muda NU Bela OJOL, Tolak Bayar ERP

Jumat, 3 Februari 2023 | 21:08 WIB
X