Arif Rachman sebut Brigadir J Pakai Kaos Merah saat Pembunuhan, Bukan Putih

- Senin, 28 November 2022 | 15:56 WIB
Saksi di persidangan perkara pembunuhan Brigadir J diambil sumpah di ruang sidang PN Jakarta Selatan. (ikbal muqorobin)
Saksi di persidangan perkara pembunuhan Brigadir J diambil sumpah di ruang sidang PN Jakarta Selatan. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Terdakwa perkara perintangan proses hukum atau obstruction of justice Arif Rachman Arifin meyakini Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat mengenakan pakaian berwarna merah pada saat peristiwa pembunuhan di rumah dinas Ferdy Sambo, 8 Juli 2022. 

Keyakinan itu diungkap Arif saat bersaksi dalam persidangan perkara pembunuhan Brigadir J untuk terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 28 November 2022. 
 
Dalam sidang Arif menceritakan pada 13 Juli 2022 dinihari menonton rekaman CCTV Komplek Polri Duren Tiga bersama Chuck Putranto, Baiquni Wibowo dan Ridwan Soplanit.
 
Rekaman memperlihatkan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat masih hidup pada saat Ferdy Sambo tiba di tempat tersebut.  
 
 
"Dalam rekaman itu terlihat kurang lebih ada dari tulisannya 16:00 apa 17:00 sekian sampai 18.00 yang mulia awalnya saya menganggap itu sudah sesuai dengan kronologis yang disampaikan pada pe jelasan kapolres selatan di TV, lalu tiba tiba saudara Chuck menyampaikan: loh Bang kok ini Yosua masih hidup," tutur Arif. 
 
Arif kemudian bertanya rekaman yang memperlihatkan hal itu. Chuck menunjuk pria bertajuk putih dalam rekaman adalah Brigadir J.
 
Arif pun bimbang karena sepengetahuannya Brigadir J memakai kaos berwarna merah. Arif mengatakan melihat kaos berwarna merah di dekat jenazah Brigadir J saat di ruang otopsi. 
 
"Setahu saya kaosnya merah. Iya saya lihat di ruang otopsi itu kaosnya warna merah. 'Keliru bang ini Yoshua' (sanggah Chuck), terus saya diam disitu," tandasnya. 
 
 
Kepada majelis hakim Arif mengatakan pada saat otopsi jenazah Brigadir J melihat tumpukan pakaian di samping jenazah. Dia memperkirakan tumpukan baju tersebut milik Brigadir J.
 
"Saya lihat di tumpukan baju di sebelah jenazah ada tumpukan jeans warna biru dengan kaos berwarna merah yang mulia," beber Arif. 
 
Diketahui dalam persidangan terdapat tujuh saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum. Mereka adalah terdakwa obstruction of justice Arif Rachman Arifin, Agus Nurpatria, Chuck Putranto dan Baiquni Wibowo.
 
Selain itu ada saksi lain yakni Kombes Susanto Haris, supir Ridwan Soplanit, Audi Pratowo dan Kepala Urusan Logistik Pelayanan Masyarakat Polri, Linggom Parasian Siahaan. ***
 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tokoh Muda NU Bela OJOL, Tolak Bayar ERP

Jumat, 3 Februari 2023 | 21:08 WIB

Waka Komisi IX: Butuh Tindakan Tegas Atasi Kasus TPPO

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:55 WIB
X