• Jumat, 9 Desember 2022

Pendendam dan Sifat Dengki

- Kamis, 24 November 2022 | 06:44 WIB
Ilustrasi. Seorang yang menyumpan dendam dan kemarahan maka hatinya tak tenang.  (freepik)
Ilustrasi. Seorang yang menyumpan dendam dan kemarahan maka hatinya tak tenang. (freepik)

ORANG pendendam itu hatinya tak pernah tenang selalu ingat dengan perbuatan, kelakuan atau ucapan dari orang lain yang dianggap telah menyakiti hatinya.

Balas dendam wujud pelampiasan untuk mendapatkan kepuasaan terhadap orang yang dianggap sebagai lawannya yang demikian sangat merugikan diri  sendiri jika menjadi kebisaaan.

Imam Al Ghazli dalam kitabnya Ihya Ulumuddin menyatakan dendam itu terjadi ketika seseorang tak dapat menahan dan melenyapkan amarahnya yang meluap-luap kemudian masuk bergejolak dalam hati.

Baca Juga: Hasil Spanyol vs Kosta Rika: Pembantaian 7-0 dan Catatan Sejarahnya

Dendam adalah natijah atau buah dari kemarahan, sedang dendam itu sendiri membuahkan atau menyebabkan timbulnya berbagai hal yang dapat dianggap sebagai  kemungkaran.

Orang yang dendam itu punya sifat dengki, merasa sedih jika orang yang dianggap lawannya itu mendapatkan kenikmatan,  sebaliknya akan gembira  jika  lawannya itu  mendapatkan musibah atau bahaya.

Sifat dengki ini tidak lain hanyalah watak dari kaum munafik, kata Imam Al Ghazali.

Menurut Imam Al Ghazali seseorang yang pernah disakiti hatinya boleh membela diri.

Namun membela diri bukan dengan dendam melainkan dengan cara memaafkan dan berbuat baik, karena Allah telah menjanjikan bagi siapa yang memaafkan dan berbuat baik kepada orang yang telah menzalimi, maka akan mendapat ganjaran dari Allah.

Baca Juga: 4 Prajurit TNI AU Tersangka Penganiayaan Prada Indra Wijaya Ditahan

Halaman:

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erupsi Gunung Semeru Masih Terus Berlangsung

Kamis, 8 Desember 2022 | 12:15 WIB
X