• Jumat, 9 Desember 2022

Tersangka Gratifikasi di Mabes Polri, KPK Cegah AKBP Bambang Keluar Negeri

- Rabu, 23 November 2022 | 17:55 WIB
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri

HARIANTERBIT.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mencegah AKBP Bambang Kayun Bagus Panji Sugihanto keluar negeri. Bambang merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi di Mabes Polri.

"Benar sebagai kebutuhan proses penyidikan, saat ini KPK telah berkirim surat kepada Ditjen Imigrasi Kumham RI, untuk mencegah agar tidak bepergian ke luar negeri terhadap pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK," ungkap Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (23/11/2022).

Ali berujar, pencegahan ke luar negeri dilakukan untuk waktu 6 bulan pertama sejak 3 November 2022. Pencegahan dilakukan demi kebutuhan proses penyidikan.

Baca Juga: Work Later Drink Now 2: Choi Siwon Pergoki 3 Cewek Doyan Mabuk yang Mencurigakan

"Cegah ini dilakukan agar pihak dimaksud tidak bepergian ke luar negeri, sehingga pada saat keterangannya dibutuhkan tim penyidik KPK, dia tetap berada di dalam negeri dan kooperatif hadir memenuhi pemeriksaan," jelas Ali.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini, Polri di bawah Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan mendukung upaya lembaga antirasuah dalam mengusut tuntas kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat AKBP Bambang Kayun.

"Kami sangat yakin Polri mendukung upaya proses penyidikan yang sedang KPK lakukan ini," ucap Ali Fikri.

Baca Juga: Perankan Usia 20, Song Joong Ki Dinilai Kebanyakan Filter Wajah di Reborn Rich

Menurutnya, pihaknya yakin Polri mendukung upaya pemberantasan korupsi di dalam tubuh Korps Bhayangkara. Apalagi, belakangan memang Polri terlihat tengah membenahi internal.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erupsi Gunung Semeru Masih Terus Berlangsung

Kamis, 8 Desember 2022 | 12:15 WIB
X