Meski Tak Masuk di APBD, Program Rumah DP Rp0 Tetap Berlanjut

- Senin, 7 November 2022 | 20:09 WIB
Ilustrasi Rusun
Ilustrasi Rusun

HARIANTERBIT.com - Meski rumah DP Nol Rupiah tidak masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2023, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memastikan program rumah DP Nol Rupiah yang diusung mantan Gubernur DKI Anies Baswedan, akan tetap berjalan. Menurutnya, pembiayaan program ini tetap dilakukan dengan skema business to business (B2B).

"Itu kan (program rumah DP Rp 0) kemarin sudah B2B (Business to Business) kan, Sarana Jaya, jadi tetap jalan," kata Heru di Jakarta, Senin (7/11/2022).

Sementara itu, Plt Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta Fitria Rahadiani mengatakan, dalam rancangan KUA-PPAS, Sarana Jaya mulanya mengusulkan pembangunan rumah DP Rp0.

Baca Juga: Tamatan SMK Masih Duduki Posisi Pertama Angka Pengangguran di Indonesia

Namun, karena anggaran untuk pembangunan rumah DP Rp0 di Nuansa Cilangkap telah dianggarkan dalam APBD 2022, Sarana Jaya batal mengusulkan anggaran pembangunan rumah DP Rp0 dalam APBD 2023.

Tak hanya Sarana Jaya, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta juga tak menganggarkan pembangunan rumah DP Rp0 dalam RAPBD 2023.

Kepala DPRKP DKI Sarjoko mengatakan, kelanjutan pembangunan program hunian tersebut bisa jadi dilakukan oleh pengembang tanpa menggunakan APBD.

Baca Juga: Stunting Tidak Akan Selesai Jika Penanganan Sanitasi dan Air Bersih Masih Buruk

"Secara prinsip pembangunan unit hunian DP Rp 0 tidak menggunakan dana APBD, tetapi dibiayai oleh pengembang, bisa BUMN, BUMD, atau pihak swasta," ungkap Sarjoko.

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berani Jadi Netizen Pejuang untuk Melawan Hoaks

Jumat, 9 Juni 2023 | 20:46 WIB
X