• Sabtu, 10 Desember 2022

Penyebab Banjir di MTs N 19 Pondok Labu yang Akibatkan 3 Siswa Tewas Tertimpa Tembok Sekolah

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 00:02 WIB
Banjir di MTs N 19 Pondok Labu dan sekitarnya.  (Humas BNPB)
Banjir di MTs N 19 Pondok Labu dan sekitarnya. (Humas BNPB)

HARIANTERBIT.com - Tiga siswa meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka tertimpa tembok pembatas bangunan di belakang panggung terbuka MTs N 19 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis 6 Oktober 2022.

Hasil kaji cepat sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, peristiwa robohnya tembok itu diduga karena kehilangan kemampuan menahan volume genangan air dari luar sekolah yang terus naik akibat hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, faktor lain yang diduga menjadi penyebab terjadinya genangan di lokasi kejadian, karena buruknya sistem drainase sehingga menyebabkan air gorong-gorong meluap.

Baca Juga: Kuasa Hukum Sebut Lesti Billar Sudah Manja-manjaan, Ada yang Provokasi

Di samping itu, posisi sekolah juga berada di dataran rendah yang di sekitarnya terdapat saluran penghubung (PHB) Pinang Kalijati dan di belakang sekolah terdapat aliran sungai.

"Posisi sekolah berada di dataran rendah. Di sekitarnya terdapat saluran PHB Pinang Kalijati dan di belakang sekolah terdapat aliran sungai," jelas Kepala Satuan Pelaksana Data Pusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta Michael seperti dilansir dari WhatsAp group wartawan MedKom Bencana BNPB.

Mengenai korban jiwa, menurut Michael saat ini ketiga korban telah berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Prikasih. Sedangkan data korban lainnya masih dalam proses penyisiran dan pendataan BPBD Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Pelaku Penembakan Massal yang Menewaskan 22 Anak dan 15 Lainnya, Eks Polisi

"Seluruh korban sedang dibawa ke Rumah Sakit Pilkasih, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Data-data korban lainnya masih dalam proses penyisiran dan pendataan oleh BPBD DKI," jelas Michael.

Saat ini personil gabungan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Dinas Gulkarmat, Dinas SDA, Tagana Dinsos, Basarnas, TNI/POLRI sudah berada di lokasi untuk membersihkan puing tembok yang roboh dan mengevakuasi korban yang tertimpa reruntuhan.

Halaman:

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak 11 Tahun

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:55 WIB

Erupsi Gunung Semeru Masih Terus Berlangsung

Kamis, 8 Desember 2022 | 12:15 WIB
X