• Sabtu, 10 Desember 2022

30 September, mahasiswa gelar demo Puncak Pengkhianatan Rezim di Patung Kuda

- Jumat, 30 September 2022 | 14:11 WIB
Aksi unjukrasa mahasiswa multi kampus di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, 20 April 2022.
Aksi unjukrasa mahasiswa multi kampus di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, 20 April 2022.

HARIANTERBIT.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjukrasa di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat, 30 September 2022. Aksi yang bertajuk 'Puncak Pengkhianatan Rezim' itu akan dimulai sekitar pukul 14:00.

Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI, Melki mengatakan selain dari UI elemen mahasiswa dari universitas lain juga turut dalam aksi diantaranya BEM Kema Unpad, BEM KM UGM, BEM SI Kerakyatan. 
 
"Aksi awal dari gerakan kami untuk melawan pengkhianatan rezim atas kewajibannya menuntaskan banyak permasalahan yang belum mau dituntaskan pemerintah, seperti pelanggaran HAM masa lalu, KKN, RKUHP yang dikebut dan lain-lain," ujarnya kepada wartawan. 
 
 
Demonstrasi 'Puncak Pengkhianatan Rezim' membawa tujuh tuntutan. Berikut tujuh tuntutan tersebut;
 
1.Gunakan APBN untuk kepentingan rakyat.
2. Selesaikan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.
3. Gaungkan reformasi hukum.
4. Wujudkan reforma agraria.
5. Wujudkan pendidikan yang ilmiah, demolratis dan gratis.
6. Demokrasi memburuk.
7. Ancam keras segala bentuk KKN.
 
Sementara itu guna pengamanan aksi Polres Metro Jakarta Pusat telah menyiapkan sejumlah personel. Terdapat sekitar 2.000 personel gabungan TNI dan Polri yang berjaga di sebelas titik unjukrasa di Jakarta Pusat.
 
"Untuk gabungan TNI Polri sebanyak dua ribuan personel kita persiapkan," kata Kapolsek Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin. 
 
 
Polisi juga mengantisipasi aksi dengan melakukan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar Patung Kuda, khusus di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat. Komarudin mengatakan rekayasa arus lalu lintas bersifat situasional.
 
"Untuk jalan situasional, kita lihat. Kita harapkan mereka mau melaksanakan menyampaikan aspiras di titik yang memang tidak menganggu aktifitas masyarakat lain seperti di barat daya (Monas). Kita siapkan," jelas dia.
 
Komarudin berharap agar penyampaian aspirasi dialakukan dengan tertib sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak 11 Tahun

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:55 WIB

Erupsi Gunung Semeru Masih Terus Berlangsung

Kamis, 8 Desember 2022 | 12:15 WIB
X