• Sabtu, 10 Desember 2022

Heru: Keputusan Jadikan Pulau G Sebagai Permukiman Adalah Amanat Perpres 60/2020

- Rabu, 28 September 2022 | 21:29 WIB
Reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta. ( kompas.com)
Reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta. ( kompas.com)

HARIANTERBIT.com - Polemik zona ambang Pulau G sebagai pemukiman kerap menuai banyak pertanyaan. Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) Heru Hermawanto menyatakan bahwa, keputusan untuk menjadikan Pulau G sebagai permukiman adalah amanat dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Jabotabekpunjur.

Dalam Perpres Nomor 60 pasal 81 disebutkan bahwa Pulau Reklamasi C, D, G, dan N di pesisir pantai Utara Kawasan Perkotaan Jabodetabek-Punjur adalah termasuk pada Zona B8. Zona B8 tersebut yang dimaksud adalah: kawasan peruntukan permukiman dan fasilitasnya; kawasan peruntukan perdagangan dan jasa; Kawasan peruntukan industri dan pergudangan; kawasan pendukung fungsi pusat pembangkit tenaga listrik; dan/ atau kawasan peruntukan kegiatan pariwisata.

Dengan begitu, menurut Heru, pihaknya dalam menyusun Pulau G sebagai permukiman di dalam Pergub Nomor 31 Tahun 2022 Tentang Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR) sudah sesuai dengan instruksi Perpres tersebut.

Baca Juga: Febri Diansyah beberkan sikap emosional Ferdy Sambo saat pembunuhan Brigadir J

"Udah detail terus terang. Jadi kita nyusunnya mau gak mau harus ngikutin," katanya di ruang rapat Komisi D DPRD DKI Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Namun begitu, pihaknya mengaku masih memberikan status zona ambang pada Pulau G karena penentuan detail peruntukannya masih harus diturunkan melalui peraturan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Tapi di kita diambangkan karena kita Pergub ini statusnya adalah anak RTRW. Karena itu belum ada, kita ambangkan. Tapi sebenernya kita udah tahu bahwa amanatnya itu untuk permukiman dan perdagangan jasa," tegasnya.

Untuk diketahui, zona ambang adalah zona yang diambangkan pemanfaatan ruangnya dan penetapan peruntukan berdasarkan kecenderungan perubahan atau perkembangannya atau sampai ada penelitian, pengkajian, mengenai pemanfaatan ruang yang tepat.

Baca Juga: Kejagung Sebut Berkas Perkara Obstruction Of Justice Pembunuhan Brigadir J Telah Lengkap

"Ini diambangkan memang karena prinsipnya saat ini tuh rencananya kalau memang sudah ada garis kebijakannya baru bisa kita tuangkan, nah karena belum ada maka belum bisa," pungkasnya. 

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak 11 Tahun

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:55 WIB

Erupsi Gunung Semeru Masih Terus Berlangsung

Kamis, 8 Desember 2022 | 12:15 WIB
X