• Sabtu, 10 Desember 2022

Eks KPK, Febri Diansyah dan Rasmala Aritonang Resmi Diperkenalkan sebagai Pengacara Ferdy Sambo

- Rabu, 28 September 2022 | 19:30 WIB
Dua mantan pegawai KPK, Febri Diansyah dan Putri Candrawathi, menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.  (ikbal muqorobin)
Dua mantan pegawai KPK, Febri Diansyah dan Putri Candrawathi, menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Dua eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rasmaka Aritonang dan Febri Diansyah jadi pengacara Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Kedua orang jebolan KPK tersebut memiliki tugas yang berbeda.

Koordinator kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis, memperkenalkan mantan juru bicara KPK, Febri Diansyah dan eks tim Biro Hukum KPK, Rasmala Aritonang sebagai bagian dari pembela Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi.
 
Arman Hanis menjelaskan Febri Diansyah jadi pengacara Putri Candrawathi. Sedangkan Rasmala akan mendampingi Ferdy Sambo
 
 
"Rekan Febri Diansyah adalah kuasa hukum Putri Candrawathi dan rekan Rasamala Aritonang adalah kuasa hukum Pak Ferdy Sambo," katanya dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Pusat, Rabu, 28 September 2022. 
 
Arman berharap proses hukum dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat berjalan objektif dan berkeadilan. Tidak hanya untuk keluarga Ferdy Sambo tapi jiga Brigadir J dan keluarganya. 
 
"Berkeadilan bukan hanya untuk Pak Ferdy Sambo dan Bu Putri Candrawathi, tetapi juga untuk korban, keluarga korban dan masyarakat umum. Kami
memandang, proses hukum yang adil tersebut tentu hanya dapat dicapai dalam proses
persidangan yang berimbang, terbuka, bersandarkan pada bukti-bukti faktual dan objektif," jelas Arman.
 
 
Diketahui Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terancam hukuman mati dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.
 
Bersama tiga orang lainnya yakni Bharada E atau Richard Eliezer, Bripka RR atau Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Sambo dan Putri disangka dengan pasal pembunuhan berencana, Pasal 340 subsider Pasal 338 junto Pasal 55 dan 56 KUHP. Berkas lima tersangka dinyatakan telah lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Agung. ***
 
 
 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak 11 Tahun

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:55 WIB

Erupsi Gunung Semeru Masih Terus Berlangsung

Kamis, 8 Desember 2022 | 12:15 WIB
X