• Sabtu, 10 Desember 2022

Babak Baru Kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo cs Segera Disidang

- Rabu, 28 September 2022 | 17:49 WIB
Ferdy Sambo saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah Duren Tiga, Jakarta Pusat.  (ikbal muqorobin )
Ferdy Sambo saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah Duren Tiga, Jakarta Pusat. (ikbal muqorobin )

HARIANTERBIT.com - Kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat memasuki babak baru. Kasus pembunuhan Brigadir J yang menyeret lima tersangka, termasuk eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, segera disidangkan. 

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan berkas tersangka pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo cs dinyatakan lengkap atau P21. Kejagung menilai berkas para tersangka telah memenuhi syarat formil dan materil. 
 
"Bahwa persyaratan formil dan materil telah terpenuhi sebagaimana ditentukan di dalam KUHAP," kata Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana di gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu, 28 September 2022. 
 
 
Selain berkas tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Kejagung juga menyatakan lengkap atau P21 terhadap berkas tersangka kasus obstruction of justice. Pasal yang disangkakan adalah UU ITE, UU Nomor 19 tahun 2016, khususnya Pasal 32 dan 33 Jo 48 dan Jo Pasal 49. 
 
"Perkara ini telah memenuhi syarat formil dan materil. Sehingga berkas perkara juga sudah kami nyatakan lengkap, formulirnya P21," jelas Fadil. 
 
Dengan penetapan P21 tersebut maka kasus pembunuhan Brigadir J dan obstruction of justice akan segera disidangkan. 
 
Diketahui polisi menetapkan lima tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Mereka adalah eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, istri Sambo Putri Candrawathi, Baharada E atau Richard Eliezer, Bripka RR atau Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.
 
 
Lima tersangka disangka dengan pasal pembunuhan berencana, Pasal 340 subsider Pasal 338 junto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan hukuman maksimal hukuman mati.
 
Sementara itu dalam kasus obstruction of justice penanganan pembunuhan Brigadir J polisi menetapkan tujuh tersangka.
 
Mereka adalah Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Arif Rachman Arifin, Baiquni Wibowo, Chuck Putranto dan Irfan Widyanto.
 
Para tersangka diduga melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 Ayat (1) juncto Pasal 32 Ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 221 Ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.***
 
 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Terkini

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak 11 Tahun

Jumat, 9 Desember 2022 | 10:55 WIB

Erupsi Gunung Semeru Masih Terus Berlangsung

Kamis, 8 Desember 2022 | 12:15 WIB
X