• Minggu, 27 November 2022

Kapolda Jateng: Ledakan di Sukoharjo Tidak ada Unsur Teror, Masyarakat Jangan Resah

- Minggu, 25 September 2022 | 22:16 WIB
Konferensi pers Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi soal ledakan di Sukoharjo, Jateng (Humas Polda Jateng)
Konferensi pers Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi soal ledakan di Sukoharjo, Jateng (Humas Polda Jateng)

HARIANTERBIT.comKapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi memastikan ledakan di Sukoharjo, Jawa Tengah tidak ada unsur teror. Penyebab ledakan masih akan diselidiki, karena saat ini korban Bripka Dirgantara Pradipta masih dirawat di rumah sakit dengan luka bakar 70 persen.

“Saya pastikan ledakan di wilayah kita tidak ada unsur teror. Masyarakat jangan resah. Apakah itu karena kelalaian anggotasehingga bahan tersebut meledak, anggota  masih sakit kalau nanti sadar akan periksa,” kata Ahmad Luthfi kepada wartawan di lokasi kejadian, Minggu 25 September 2022.

Baca Juga: 5 Drama Remake Korea dari Serial Eropa dan Amerika, Little Women Diantaranya

Peristiwa ledakan terjadi pada Minggu pukul 18.20 WIB di lahan kosong di Asrama Brimob Arumbara, Desa Telukan, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Dalam persitiwa ledakan tersebut  satu anggota Polres Surakarta Bripka Dirgantara Pradipta, 35, mengalami luka parah.

Menurut Ahmad Luthfi, setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh tim Penjinak Bom (Jibom) ditemukan bubuk hitam (black powder). “Kita duga itu bahan petasan, Jadi bubuk hitam kita temukan 2 kantong plastik da nada sumbu petasannya,” kata Luthfi.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 25 September 2022: Kamu Memiliki Hati Besar, Pisces!

Hasil pengembangan penyelidikan sementara, paket black powder tersebut dikirim dari CV Mandiri Sujono di Indramayu kepada A warga Klaten. Paket dipesan pada 22 april 2021. “Keduanya sudah diamankan,” kata Luthfi.

Menurut Luthfi, anggota polisi yang jadi korban pernah melakukan razia pada 2021 lalu terkait pesanan online black powder petasan tersebut. “ Kita sudah memeriksa penerima dan dia mengaku bahan tersebut untuk mengusir tikus di wilayah Klaten.

Luthfi memastikan akan segera memeriksa korban setelah pulih. “Kita akan memastikan apakah ada kelalaian anggota atau salah prosedur. Dan apakah inisiatif sendiri membakarnya atau gimana. Tungg hasil pemeriksaan.***

 

Halaman:

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PAM Jaya Dapat Alokasi PMD Sebesar Rp324,6 Miliar

Sabtu, 26 November 2022 | 23:00 WIB

Rencana Elon Musk Pulihkan Akun Twitter yang Diblokir

Sabtu, 26 November 2022 | 14:45 WIB

NasDem DKI Turun Tangan Bantu Korban Gempa Cianjur

Jumat, 25 November 2022 | 20:49 WIB

Fahira: Posisi Guru Istimewa dalam UUD 1945

Jumat, 25 November 2022 | 14:15 WIB
X