• Sabtu, 1 Oktober 2022

Eks Anak Buah Ferdy Sambo Disanksi Demosi dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

- Kamis, 22 September 2022 | 15:23 WIB
Jelang rekonstruksi, personel Brimob bersenjata laras panjang bersiaga di depan rumah dinas Kadiv Propam Polri di Duren Tiga, Jakarta Selatan yang menjadi lokasi pembunuhan Brigadir J.  (ikbal muqorobin)
Jelang rekonstruksi, personel Brimob bersenjata laras panjang bersiaga di depan rumah dinas Kadiv Propam Polri di Duren Tiga, Jakarta Selatan yang menjadi lokasi pembunuhan Brigadir J. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Mantan anak buah Ferdy Sambo, AKP Idham Fadiilah (IF) mendapatkan sanksi demosi selama satu tahun dalam kasus pembunuhan Brigadir J

Sanksi tersebut dijatuhkan dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang berlangsung pada Rabu, 22 September 2022. 

Kabag Penum Divpropam Polri Kombes Nurul Azizah mengatakan sidang KKEP kasus pembunuhan Brigadir J terhadap AKP IF berlangsung sekitar enam jam mulai pukul 13:00 sampai pukul 19:00 di ruang sidang Dipropam Polri Gedung TNCC Polri, Jakarta Selatan. 
 
 
Nurul menjelaskan eks Panit II Unit III Den A Ropaminal Divpropram Polri itu dinilai bersalah dengan perbuatan tidak profesional dalam tugas dalam hal ini penanganan kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
 
"Pasal-pasal yang dilanggar yaitu Pasal 5 ayat 1 huruf C, Pasal 6 ayat 2 huruf B, Peraturan kepolisian Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia," kata Nurul dalam keterangannya, Kamis, 12 September 2022. 
 
Nurul menjelaskan Perangkat sidang KKEP memutuskan hasil sidang komisi kode etik AKP IF berupa, yang pertama sanksi etika. Satu, perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela.
 
 
Kedua AKP IF diwajibkan meminta maaf secara lisan di hadapan sidang KKEP atau secara tertulis kepada pimpinan Polri dan pihak yang dirugikan.
 
IF juga dwajibkan mengikuti pembinaan mental kepribadian, kejiwaan, keagamaan, dan pengetahuan profesi selama satu bulan.
 
"Kedua sanksi administratif berupa mutasi yang bersifat demosi selama satu tahun semenjak di mutasikan ke Yanma Polri," jelas Nurul. 
 
Atas putusan sidang KKEP tersebut AKP IF memyatakan tidak mengajukan banding. ***
 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Curi Belasan Motor, Anak Artis Dangdut Ditangkap Polisi

Jumat, 30 September 2022 | 20:05 WIB

Menangis, Putri Candrawathi Titip Anak-anaknya

Jumat, 30 September 2022 | 19:18 WIB

Penegasan Kapolri soal Penahanan Putri Candrawathi

Jumat, 30 September 2022 | 18:17 WIB

Putri Candrawathi Ditahan Polisi, Begini Katanya

Jumat, 30 September 2022 | 17:03 WIB

Akhirnya, Putri Candrawathi Ditahan Polisi

Jumat, 30 September 2022 | 15:22 WIB

Miris! Polisi Ungkap Lesti Kejora 2 Kali Alami KDRT

Jumat, 30 September 2022 | 11:59 WIB

Perkosa Anak 10 Tahun, Pemuda RU Ditahan Polisi

Jumat, 30 September 2022 | 10:43 WIB
X