• Rabu, 7 Desember 2022

BPJAMSOSTEK Dorong Ahli Waris Peserta Produktif Lewat Pelatihan

- Jumat, 16 September 2022 | 20:00 WIB
Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah DKI Jakarta, Eko Nugriyanto  memberikan sambutan saat pelatihan keterampilan pada ahli waris eks peserta di Jakarta Creative Hub, Kamis (15/9/2022).
Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah DKI Jakarta, Eko Nugriyanto memberikan sambutan saat pelatihan keterampilan pada ahli waris eks peserta di Jakarta Creative Hub, Kamis (15/9/2022).

HARIANTERBIT.com – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Wilayah DKI Jakarta bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPUKM) Provinsi DKI Jakarta memberikan pelatihan keterampilan kepada ahli waris eks peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Bertajuk “Membangun Potensi Usaha di DKI Jakarta Melalui Peningkatan Kreativitas dan Inovasi”, kegiatan pelatihan itu berlangsung pada 14-15 September 2022 dengan total 27 peserta. Para peserta dibimbing langsung oleh mentor dari Jakarta Creative Hub dalam bentuk materi, teori dan praktek.

Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah DKI Jakarta, Eko Nugriyanto menyampaikan, pelatihan ini merupakan salah satu manfaat layanan tambahan (MLT) Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan BPJamsostek, yang bertujuan membina dan melatih keterampilan para eks peserta agar mampu produktif dan mandiri secara ekonomi.

“Kami turut berduka cita atas berpulangnya suami tercinta bagi ibu-ibu yang mengikuti pelatihan ini. Kita harapkan, pelatihan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga menjadi produktif, mandiri dan berdaya secara ekonomi,” kata Eko dalam kesempatan tersebut.

Eko menjelaskan, program MLT merupakan benefit dari lima program utama yang dikelola BPJamsostek yaitu, Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Untuk program pelatihan ini, pertama kali digelar pada 2021 lalu. Pada tahun tersebut, pelatihan mencakup 17 peserta dengan fokus pelatihan pada bidang kuliner. Sementara tahun ini, pelatihan pada bidang kerajinan tangan.

“Tahun ini sudah memasuki new normal, sehingga kami melakukan survei ke ahli waris. Mereka berminat pada pelatihan crafting dari berbagai peluang usaha yang ada,” kata Eko.

Eko memastikan pelatihan tidak selesai sampai disini, tetapi akan disinergikan dengan program Jakpreneur milik Pemprov DKI Jakarta. “Peserta akan dibina lebih lanjut hingga mereka dapat tumbuh dan berkembang,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polda Metro Tingkatkan Razia Narkoba Jelang Tahun Baru

Selasa, 6 Desember 2022 | 16:15 WIB

Origami, Itu yang Ditinggalkan Timnas Jepang di Qatar

Selasa, 6 Desember 2022 | 16:08 WIB

Gempa M6,2 Megguncang Jember Jawa Timur

Selasa, 6 Desember 2022 | 15:00 WIB
X