Daftar Hacker Terkenal dan Paling Berbahaya, Kelas Kakap!

- Kamis, 15 September 2022 | 14:36 WIB
Hacker
Hacker

HARIANTERBIT.com - Akhir-akhir ini Indonesia dihebohkan dengan seorang Hacker yang menamai dirinya dengan sebutan Bjorka, ia diduga melakukan peretasan data kepada Pemerintah Indonesia.

Data yang diretas oleh Bjorka tidak main-main, dirinya mengklaim telah berhasil meretas Data Rahasia Presiden RI, Menyebarkan 1,3 miliar data Sim Card, hingga 150 Juta data pribadi penduduk Indonesia dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sebagai informasi tambahan, Hacking merupakan praktek memanipulasi sistem komputer untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Beberapa Hacker ada yang melakukan peretasan dengan niat baik dan juga ada yang jahat untuk kepuasan pribadinya.

Baca Juga: 102 Juta Database Masyarakat Indonesia Diduga Bocor, Kini dari Kemensos

Berikut Daftar Hacker terkenal dan paling berbahaya yang pernah heboh pada masanya:

1. Alexsey Belan

Alexsey Belan dikenal di kalangan peretas sebagai M4G. dirinya sering meretas server video game, pemasok komputasi awan yang berbasis di Israel, dan situs web ICQ. Alexsey mulai bekerja sebagai konsultan untuk peretas lain dan menjual data pribadi orang tersebut secara online.

Pada tahun 2011, dirinya dianggap sebagai salah satu peretas paling berbahaya di dunia oleh penegak hukum, dan pada tahun 2012, ia secara resmi dicari pemerintah karena kejahatannya.

Sejak tahun 2013 hingga 2016, Alexsey sudah meretas dan mencuri data dari 700 juta akun di media sosial. 500 juta dari Yahoo dan 200 juta dari sumber lain yang diduga atas perintah FSB Rusia.

2. Graham Ivan Clark

Graham Ivan Clark pernah melakukan peretasan besar-besaran yang terjadi pada tahun 2020 dan menjadikan dirinya sebagai salah satu peretas paling terkenal di dunia.

Clark yang berusia 17 tahun dan teman-temannya meretas ke raksasa media sosial dan menggunakan alat Twitter internal serta mengambil banyak akun dalam penipuan Bitcoin yang meluas. Peretas menggunakan akun yang disusupi untuk men-tweet pesan yang menjanjikan 2.000 dalam bitcoin kepada siapa saja yang mengirimnya 1.000 dalam mata uang kripto yang sama.

Baca Juga: Napoleon Bonaparte Dihukum 5 Bulan 15 Hari, Pekikan Takbir Terdengar di Sidang

Dompet Bitcoin yang disertakan dalam tweet tersebut dikendalikan oleh peretas. Serangan yang dilakukan Graham Ivan Clark berhasil menipu orang lebih dari dari 100.000 dolar Amerika Serikat atau setara 1,4 miliar Rupiah.

Namun pada tahun 2021 Clark mengaku bersalah dan dihukum penjara selama tiga tahun.

3. Elliott Gunton

Pada usia 16 tahun Elliott Gunton tertangkap karena meretas perusahaan telekomunikasi asal Inggris yaitu TalkTalk. Sejak itu, ia dituduh melakukan berbagai kejahatan di Inggris. Seperti pencurian data, pemalsuan, pencucian uang dengan cryptocurrency, bekerja sebagai penjahat sewaan, meretas dan menjual akses ke akun Instagram terkenal, dan banyak lagi.

Di Amerika Serikat ia didakwa dengan pencurian identitas dan pembajakan EtherDelta, situs pertukaran mata uang, dan menipu jutaan dolar selama hampir dua minggu. Pihak berwenang mengklaim bahwa dia berhasil menggesek hingga USD 800.000 ataus setara dengan Rp. 11.922.400.000.

Setelah mengaku bersalah di Inggris, dirinya menghabiskan 20 bulan di penjara. Dia juga didenda lebih dari 400.000 pound atau setara 6.874.527 Rupiah.

Baca Juga: Menteri Luar Negeri Suriname Mengecam Drama Korea Netflix ‘Narco-Saints’, Siap Tempuh Tindakan Hukum

Pada akhirnya, Elliot Gunton bukanlah hacker paling berbahaya di dunia, tetapi cerita kejahatan yang pernah ia lakukan layak untuk dimasukkan dalam daftar peretas paling terkenal dan berbahaya.

4. Evgeniy Mikhailovich Bogachev


Botnet Bogachev merupakan Hacker kelas kakap yang bisa menjangkau jutaan komputer di seluruh dunia, menginfeksi, dan mencuri semua data yang tersimpan di sistem mereka. Ini tidak hanya mengakibatkan kerugian lebih dari $100 juta, Bogachev juga menjadi perhatian pemerintah Rusia, yang mungkin telah menggunakan jaringannya untuk tujuan spionase.

Bagi yang tidak tahu spionase, itu merupakan suatu kegiatan pengintaian, memata-matai untuk mengumpulkan informasi mengenai sebuah organisasi atau lembaga yang dianggap rahasia tanpa mendapatkan izin dari pemiliknya.

FBI perlu membutuhkan waktu dua tahun untuk mengidentifikasi Evgeniy Mikhailovich Bogachev, dan mengadakan sayembara dengan menawarkan tiga juta dolar, kepada siapa saja yang dapat membawa Hacker tersebut ke pengadilan. Menurut Informasi Bogachev sekarang tinggal secara terbuka di Rusia dengan sejumlah mobil mewah dan kapal pesiar pribadinya sendiri.

Baca Juga: Sudah Minta Maaf, KASAD Minta Hentikan Protes ke Effendi Simbolon

Pemerintah Rusia tidak pernah mengaku bekerja sama dengannya. Saat ini, Bogachev beroperasi di bawah nama pengguna termasuk slavik, lucky12345, dan pollingsoon. Dengan salah satu malware paling merusak, tidak mengherankan jika Bogachev termasuk di antara peretas terbaik di dunia.

Nah itu tadi daftar hacker terkenal dan paling berbahaya yang pernah beraksi dan membuat heboh para petinggi negara. Menurut kamu, dari daftar empat nama di atas siapa Hacker yang paling berbahaya?***

 
 

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Baiquni Wibowo Dituntut 2 Tahun Penjara

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:03 WIB

Agus Nurpatria Dituntut 3 Tahun Penjara

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:55 WIB

Kapolres Pukul dan Tendang Anak Buah Hingga Terkapar

Jumat, 27 Januari 2023 | 11:14 WIB

Akhlak Baik

Jumat, 27 Januari 2023 | 06:26 WIB
X