• Selasa, 4 Oktober 2022

Kebakaran di Tambora Tewaskan Enam Orang, Ariza: Pembangunan Rumah Susun jadi Solusi yang Tepat

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 21:24 WIB
Wagub DKI A Riza Patria. (instagram @arizapatria)
Wagub DKI A Riza Patria. (instagram @arizapatria)

HARIANTERBIT.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan bahwa, kebakaran di Tambora, Jakarta Barat menjadi perhatian khusus bagi banyak pihak.

"Kebakaran kemarin itu menjadi perhatian kita semua. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), begitu juga kepolisian terus melakukan pengecekan dan penyelidikan yang menjadi penyebab," ujar Ariza di Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Ariza mengatakan bahwa hingga saat ini para korban juga sedang dalam penanganan pihak terkait. Ia mengaku telah memberikan bantuan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang mencari solusi untuk ke depannya supaya tidak terjadi hal yang sama lagi.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus Penipuan via Aplikasi MT4 UGAM

"Di Jakarta ini masih banyak rumah-rumah pada, salah satu solusi adalah dibangunnya rumah susun ini," pungkas Ariza.

Menurutnya, rumah susun adalah solusi untuk mengurangi kepadatan penduduk yang berkumpul di hunian padat. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya kebakaran.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Polsek Tambora menjelaskan, dari kebakaran yang terjadi di Jalan Duri Selatan 1 RT 06 RW 02, Nomor 11, Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, sudah memeriksa sebanyak  sembilan saksi.

Kapolsek Tambora, Kompol Rosana Albertina Labobar mengatakan, saksi yang diperiksa terdiri dari dua pemilik indekos, dua korban yang selamat, dan lima orang penghuni indekos. 

"Untuk korban yang meninggal dunia ada enam orang, tapi sampai sekarang kami belum bisa pastikan, dari pihak  forensik pun, belum bisa memastikan keenam korban yang meninggal itu, karena kondisinya kan hangus," ujar Rosana di lokasi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Kamis (18/8/2022).

Baca Juga: Rakornas Inflasi 2022, Jokowi Minta Pusat dan Daerah Komunikasi Untuk Tekan Kenaikan Harga Komoditas

Kemudian, Rosana menyebutkan sudah ada empat keluarga korban yang datang, untuk memastikan, bahwa yang meninggal adalah salah satu keluarganya. 

"Tapi kembali lagi, harus melalui beberapa tes yang membuktikan, bahwa yang meninggal itu adalah keluarga dari pada yang datang," ucap Rosana. 

Selain itu, Rosana menuturkan bahwa akibat dari kebakaran itu dugaan korsleting listrik dari salah satu penghuni indekos yang lupa mematikan kipas angin. 

Lalu, kipas angin yang masih menyala itu berada di kamar indekos di lantai dua. 

"Yang bersangkutan meninggalkan indekos itu jam 5 pagi, Kemudian dia lupa mencabut kipas angin, jadi kipas anginnya masih dalam keadaan nyala," tutur Rosana. 

Rosana menginformasikan, pukul 14.00 WIB siang ini, Kamis (18/8/2022) akan kedatangan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. 

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi Musim Hujan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:05 WIB

Rekan Anies Curiga KPK sedang Berpolitik Menuju 2024

Minggu, 2 Oktober 2022 | 12:29 WIB

Masyarakat Jakarta Inginkan Pj Gubernur Bahtiar

Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:05 WIB

PTI Ajak Kaum Muda Majukan Dunia Pertanian Indonesia

Minggu, 2 Oktober 2022 | 05:13 WIB
X