• Minggu, 25 September 2022

Wagub Ariza Angkat Suara terkait Alih Fungsi Rumah Dinas Lurah Menjadi Gudang

- Senin, 15 Agustus 2022 | 23:23 WIB
Wagub DKI Ahmad Riza Patria menyebut kerjasama dengan ACT selama ini berjalan dengan baik. (sammy wattimena)
Wagub DKI Ahmad Riza Patria menyebut kerjasama dengan ACT selama ini berjalan dengan baik. (sammy wattimena)

HARIANTERBIT.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) angkat suara terkait rumah dinas lurah di beberapa kelurahan di Jakarta Pusat yang beralih fungsi menjadi gudang.

"Memang ada rumah dinas yang seharusnya diisi oleh lurah," ujar pria yang akrab dipanggil Ariza saat ditemui usai menjadi pembina Apel Akbar Kebangsaan di Lapangan Banteng, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2022).

Ariza mengatakan, mungkin karena satu dua hal, rumah dinas tersebut tidak difungsikan sebagai tempat tinggal.

Baca Juga: Tebet Eco Park Resmi Dibuka

Melainkan difungsikan untuk sementara menyimpan barang-barang inventaris yang ada.

"Memang inventaris yang ada milik kelurahan itu ya tugas kelurahan. Kalau milik pemerintah provinsi ya tugas kami," ujar Ariza.

Lebih lanjut Ariza menegaskan bahwa barang-barang inventaris tersebut harus dijaga dan dirawat dengan baik. 

Selain itu, barang-barang inventaris harus didata, dan tidak boleh hilang.

"Itulah sebabnya, makanya rumah dinas yang kosong itu dimanfaatkan. Namun demikian ke depan akan dilakukan evaluasi," ujar Ariza.

Ariza mengaku pihaknya akan mengembalikan fungsi rumah dinas tersebut sesuai dengan peruntukannya. 

"Karena peruntukan rumah dinas lurah ya untuk lurah, bukan untuk menyimpan barang-barang bekas," ujar Ariza.

Baca Juga: Sambo Buat Tingkat Kepercayaan Publik ke Polri Turun, Azhari: Kapolri Harus Kembalikan Kepercayaan Publik

Saat ditanya perihal sanksi, Ariza mengatakan bahwa pihaknya masih melihat sejauh mana penggunaan dasar dan pemanfaatan rumah dinas lurah tersebut.

Diketahui sebelumnya, sejumlah rumah dinas untuk lurah di kawasan Jakarta Pusat berubah fungsi menjadi gudang dan tidak ditempati.

Salah satunya adalah rumah dinas yang berada di Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Kepala Suku Bagian (Kasubag) Irbanko Jakarta Pusat, Bernard Simatupang sangat menyayangkan rumah dinas kelurahan dan kecamatan yang tidak ditempati.

"Kalau berubah fungsi menjadi gudang, itu bentuk dari pelanggaran namanya," ujar Bernard, Jumat (12/8/2022).

Bernard mengatakan, seharusnya fungsi rumah dinas sesuai dengan aturan adalah untuk sebagian tempat tinggal pejabat kelurahan dan kecamatan setempat.

Menurutnya, tidak diperbolehkan pegawai lain menempati rumah dinas tersebut tanpa persetujuan dari Wali Kota Jakarta Pusat.

"Misalkan sekretaris lurah mau nempatin, boleh saja, namun dengan catatan harus ada surat keputusan (SK) dari Wali Kota Jakarta Pusat," ujar Bernard.

Di samping itu, Camat Cempaka Putih, Fauzi menjelaskan bahwa dia belum menempati rumah dinas tersebut karena kondisinya yang rusak.

Fauzi mengaku sudah mengusulkan untuk dilakukan renovasi, namun hingga saat ini masih belum ada tanggapan.

Baca Juga: Generasi Muda Harus Tahu, DPR RI Mengikuti Kemajuan Teknologi Informasi

Selain itu, Lurah Tanah Tinggi, Sunardi mengaku bahwa memang ia tidak tinggal secara rutin di rumah dinas tersebut.

"Di sana hanya singgah saja. Menginap pernah, itu juga kalau kondisi pekerjaan sampai malam," ujar Sunardi.

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

BTN Gelar Road Show Tabungan BTN Bisnis di Medan

Minggu, 25 September 2022 | 18:32 WIB

Sahabat Polisi Indonesia Peduli Pendidikan

Minggu, 25 September 2022 | 10:55 WIB

PPP Harus Jas Merah Terhadap Suharso Monoarfa

Sabtu, 24 September 2022 | 08:48 WIB

PA 212 Demo Tolak Harga BBM Naik, Ribuan Polisi Berjaga

Jumat, 23 September 2022 | 14:03 WIB

Dishub DKI Akan Bangun Jalur Sepeda Sepanjang 196,45 KM

Jumat, 23 September 2022 | 10:07 WIB
X