• Kamis, 1 Desember 2022

Soal Istri Ferdy Sambo, Ini Rekomendasi LPSK ke Kapolri

- Senin, 15 Agustus 2022 | 17:05 WIB
Tim LPSK mendatangi rumah pribadi Ferdy Sambo di Jakarta Selatan untuk mewawancarai Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.  (nor)
Tim LPSK mendatangi rumah pribadi Ferdy Sambo di Jakarta Selatan untuk mewawancarai Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo. (nor)

HARIANTERBIT.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) membuat rekomendasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait dengan putusan penolakan perlindungan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

LPSK merekomendasikan agar Putri Candrawathi mendapatkan rehabilitasi psikiatri dari Pusdokkes Polri. Rekomendasi disampaikan Wakil Ketua LPSK Susilaningtias dalam konferensi pers di kantor LPSK, Jakarta Timur, Senin, 15 Agustus 2022. 
 
"Agar Pusdokkes Polri, untuk memberikan rehabilitasi medis (psikiatri) kepada pemohon agar pulih situasi mentalnya dan dapat memberi keterangan dalam proses hukum terkait (pembunuhan Brigadir J) yang tengah disidik oleh Bareskrim," kata Susilaningtias
 
 
Selain itu LPSK juga merekomendasikan agar Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan pemeriksaan atas dugaan ketidakprofesionalan dalam upaya menghalang-halangi proses hukum atau obstruction of justice dan terkait penerbitan dua laporan polisi.
 
Dua laporan tersebut yaitu pertama laporan polisi Nomor LP/B/1630/VII/2022/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA Tanggal 9 Juli 2022 terkait dugaan Tindak Pidana Kejahatan terhadap Kesopanan dan Perbuatan Memaksa Seseorang dengan Kekerasan dan/atau Ancaman Kekerasan dan/atau Kekerasan Seksual.
 
 
Kedua laporan polisi Nomor LP/368/A/VII/2022/PKT/POLRES METRO JAKSEL Tanggal 8 Juli 2022 terkait dugaan Tindak Pidana Percobaan Pembunuhan dan tidak diterbitkannya LP Model A terhadap kematian (Alm) Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat sesaat setelah peristiwa. 
 
"Selain itu agar Kapolri berupaya untuk menjamin ketidakberlangsungan," tandas Susilaningtias.
 
Sebelumnya Putri Candrawathi melayangkan surat permohonan perlindungan kepada LPSK. Permohonan didasarkan pada laporan dugaan pelecehan dengan terlapor Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
 
Belakangan penyelidikan laporan tersebut dihentikan polisi karena tidak menemukan tindak pidananya.
 
LPSK memutuskan menolak permohonan perlindungan yang diajukan Putri. ***

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usai Dipeluk Ferdy Sambo, Bharada E Bohong ke Kapolri

Rabu, 30 November 2022 | 17:08 WIB

Merajut Istighfar

Rabu, 30 November 2022 | 06:11 WIB

FKPPI DKI Bantu Warga Korban Gempa Cianjur

Selasa, 29 November 2022 | 18:53 WIB
X