• Kamis, 29 September 2022

Tolak Permohonan Istri Ferdy Sambo, LPSK Bongkar Kejanggalan

- Senin, 15 Agustus 2022 | 15:42 WIB
Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menyebut LPSK menerima Brarada E jadi justice collaborator sehingga akan melindunginya secara penuh.  (ikbal muqorobin)
Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menyebut LPSK menerima Brarada E jadi justice collaborator sehingga akan melindunginya secara penuh. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menolak memberi perlindungan terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Keputusan tersebut sesuai dengan hasil rapat paripurna pimpinan LPSK, Senin, 15 Agustus 2022.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroso menuturkan bahwa Putri Chandrawathi melayangkan permohonan perlindungan atas laporan dugaan pelecehan. Namun menurut Hasto LPSK sudah mengendus kejanggalan dalam permohonan istri Ferdy Sambo tersebut 
 
"Kejanggalan pertama ternyata ada dua permohonan lain, yang diajukan. Ibu P ini tertanggal 8 Juli 2022, dan ada permohonan yang didasarkan berdasarkan adanya LP yang diajukan polres Metro Jakarta Selatan pada 9 Juli. Tetapi kedua LP ini bertanggal berbeda tetapi nomornya sama," beber Hasto saat konferensi pers di kantor LPSK, Jakarta Timur, Senin, 15 Agustus 2022.
 
 
Hasto menambahkan kejanggalan memuncak saat LPSK berkomunikasi dengan Putri Candrawathi sebanyak dua kali. Dia mengungkapkan keraguan atas permohonan tersebut. 
 
"Dan saya selalu katakan bahwa kami juga ragu-ragu apakah ibu P ini berniat mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK atau ibu P ini sebenarnya tidak tahu menahu tentang permohonan tetapi ada desakan dari pihak lain," beber Hasto.
 
Hingga pada akhirnya polisi memutuskam untuk menghentikan atas kasus dugaan pelecehan yang dilaporlam atas nama Putri Candrawathi. Sehingga LPSK menolak permohonan istri Ferdy Sambo
 
 
"Karena itu LPSK memutuskan untuk menolak atau menghentikan penelaahan terhadap ibu P ini. Karena, memang ternyata tidak bisa diberikan perlindungan. Jadi bukan dasarnya pelakunya sudah meninggal SP3 atau gimana. Tetapi karena kasus ini, telah dihentikan pihak kepolisian," jelas Hasto. 
 
Sebelumnya Putri Candrawathi melayangkan surat permohonan perlindungan kepada LPSK. Permohonan didasarkan pada laporan dugaan pelecehan dengan terlapor Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
 
Belakangan penyelidikan laporan tersebut dihentikan polisi karena tidak menemukan tindak pidananya. ***
 
 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Siap Blak-blakan di Persidangan

Rabu, 28 September 2022 | 19:13 WIB

STIE Mulia Pratama, Bekasi Gelar Wisuda 260 Sarjana

Rabu, 28 September 2022 | 15:53 WIB

Jokowi Serahkan BSU Peserta BPJAMSOSTEK di Baubau

Rabu, 28 September 2022 | 10:25 WIB

Portugal 0-1 Spanyol: Morata Bawa Spanyol ke Semifinal

Rabu, 28 September 2022 | 08:35 WIB
X