• Kamis, 29 September 2022

Istri Irjen Ferdy Sambo Butuh Pengobatan Psikiater

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 20:14 WIB
Rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan dipasang garis kuning polisi. Di rumah itu, Polri menyebut Brigadir J tewas usai adu tembak dengan Bharada E .  (ikbal muqorobin)
Rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan dipasang garis kuning polisi. Di rumah itu, Polri menyebut Brigadir J tewas usai adu tembak dengan Bharada E . (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi mengalami guncangan secara kejiwaan. Putri Candrawathi disebut membutuhkan pendampingan psikiater.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) selesai memberikan asesmen kepada Putri Candrawathi. Tidak banyak informasi yang didapatkan dari asesmen psikologi tersebut.
 
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi mengatakan menurut laporan tim psikolog dan psikiater dari LPSK, Putri Candrawathi membutuhkan penanganan dokter psikiater. 
 
 
"Terlepas Ibu P ini adalah pemohon perlindungan ke LPSK dan mungkin juga saksi dalam perkara pidana yang sedang diselidiki. Tetapi Ibu P ini secara pribadi butuh penanganan dokter psikiater," katanya di kantor LPSK, Jakarta Timur, Rabu, 10 Agustus 2022. 
 
Edwin menjelaskan Putri Candrawathi membutuhkan penanganan secara kejiwaan karena sudah melewati satu bulan sejak peristiwa penembakan terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J terjadi. 
 
"Jangan sampai dia diabaikan oleh pihak keluarga. Ini udah satu bulan dari pasca peristiwa. Menurut psikiater kami memang butuh penguatan mental dan itu bukan dilakukan oleh psikolog, tapi psikiater karena dia butuh pengobatan," jelasnya. 
 
 
"Jadi terlepas apapun posisi dia dalam proses hukumnya, tapi situasi psikis mentalnya memang punya kebutuhan untuk segera dipulihkan," imbuh Edwin. 
 
Putri Candrawathi diketahui berada di tempat kejadian perkara (TKP) penembakan terhadap Brigadir J. Penembakan tersebut berakibat dengan tewasnya Brigadir J
 
Dalam kasus tersebut polisi telah menetapkan tersangka yaitu Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal dan KM. Empat tersangka dijerat dengan Pasal 340 UHP subsider Pasa 338 KUHP Jo Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati. ***

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Siap Blak-blakan di Persidangan

Rabu, 28 September 2022 | 19:13 WIB

STIE Mulia Pratama, Bekasi Gelar Wisuda 260 Sarjana

Rabu, 28 September 2022 | 15:53 WIB

Jokowi Serahkan BSU Peserta BPJAMSOSTEK di Baubau

Rabu, 28 September 2022 | 10:25 WIB

Portugal 0-1 Spanyol: Morata Bawa Spanyol ke Semifinal

Rabu, 28 September 2022 | 08:35 WIB
X