• Kamis, 29 September 2022

Indonesia Raih Dua Medali Jelang Seremoni Pembuka ISG 2021

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:07 WIB
Ayustina Priatna (NOC Indonesia)
Ayustina Priatna (NOC Indonesia)



HARIANTERBIT.com - Tim Indonesia mengawali perjalanan manis di Islamic Solidarity Games (ISG) 2021 Konya. Menjelang opening ceremony dini hari nanti, Merah Putih mampu meraih modal positif dengan mengamankan dua raihan medali pembuka, yaitu perak dan perunggu.

Perak dipersembahkan Ayustina Priatna di nomor omnium elite putri. Sedangkan perunggu didapat dari Eki Febri Ekawati yang turun di nomor tolak peluru putri. Torehan prestasi yang diukir Eki sekaligus menjadi medali pertama bagi Indonesia di ISG.

Ayustina Priatna gembira atas raihan perak yang didapatkannya. Meski demikian, Ayu mengaku tak begitu puas karena sebenarnya ia mampu tampil di urutan teratas pada game kedua dan ketiga.

Baca Juga: Ferdy Sambo Tembak Dinding dengan Pistol Brigadir J untuk Yakinkan Skenario Baku Tembak

Sebagai informasi, Ayustina berhak atas perak usai mengumpulkan 115 poin. Ia terpaut 5 poin dari pembalap Kazakhstan Rinata Sultanova yang berhak atas medali emas dengan koleksi 120 poin. Perunggu diamankan pembalap Malaysia Nur Aisyah Mohamad Zubir dengan raihan 107 poin.

“Medali perak ini ibaratnya perjuangan tumpah darah karena sudah lama saya tak turun di nomor track dan baru mencoba lagi. Ini turnamen ketiga saya di nomor track setelah India dan Kolombia, tetapi ibaratnya di sini saya benar-benar bermain,” kata Ayu.

Baca Juga: 5 Arti Mimpi Dikejar Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

“Secara strategi saya tidak begitu maksimal karena negara lain menurunkan dua pembalap, sedangkan saya turun sendiri. Ketika saya tampil bagus di tiga game awal, lawan langsung menandai agar saya ditempel ketat dan karena saya turun sendiri jadi tidak ada yang menjaga saya.”

Meski demikian, Ayu mengatakan mendapat pelajaran berharga dari nomor omnium yang bisa dipetik sebagai modal positif baginya sebelum tampil di nomor ITT dan Road Race.

"Sekarang fokus recovery dulu. Alhamdulillah dari NOC Indonesia menyediakan masseur dan pelatih juga bawa protein shake. Insya Allah bisa lebih cepat,” ujar Ayu.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Drama Korea Komedi, Dijamin Bikin Ngakak Seharian

Sementara itu, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk ISG Rafiq Hakim Radinal mengatakan bangga akan prestasi yang ditunjukkan atlet-atlet Merah Putih di ISG. Ia berharap sukses yang didapatkan Ayustina dan Eki dapat menjadi pelecut motivasi para atlet lain yang akan tampil di ISG.

“Saya bangga sekaligus gembira karena Tim Indonesia berhasil meraih dua medali, perak dan perunggu, di ISG sebelum opening ceremony dimulai. Semoga ini bisa menjadi pembangkit semangat bagi atlet-atlet lain yang akan tampil di ISG,” kata Rafiq.

Baca Juga: Kang Tae Oh Viral Setelah Melempar Pitch Pertama Pertandingan Bisbol, Visualnya Bikin Meleleh

Terpisah, Eki mengaku gembira bisa mempersembahkan medali bagi Indonesia. Eki mengamankan peringkat ketiga di nomor tolak peluru usai membukukan lemparan 14,93m. Medali emas dan perak diamankan tuan rumah, yaitu Emel Dareli (17,25m) dan Pinar Akyol (16,87m).

“Secara persaingan memang mereka di atas kita karena Dareli ini tampil di Olimpiade. Tapi saya tampil tak ada beban, terpenting bisa mendapat lemparan yang bagus saja. Saya bangga bisa memberikan medali perunggu karena otot paha dalam kanan saya sempat agak tegang, beruntung tidak apa-apa hingga akhirnya bisa mendapatkan medali perunggu ini,” ujar Eki.***

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Siap Blak-blakan di Persidangan

Rabu, 28 September 2022 | 19:13 WIB

STIE Mulia Pratama, Bekasi Gelar Wisuda 260 Sarjana

Rabu, 28 September 2022 | 15:53 WIB

Jokowi Serahkan BSU Peserta BPJAMSOSTEK di Baubau

Rabu, 28 September 2022 | 10:25 WIB

Portugal 0-1 Spanyol: Morata Bawa Spanyol ke Semifinal

Rabu, 28 September 2022 | 08:35 WIB
X