• Kamis, 11 Agustus 2022

Periksa 25 polisi, Kapolri Disebut Sedang Bersih-bersih

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 13:06 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan pers terkait kasus penembakan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.  (ikbal muqorobin)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan pers terkait kasus penembakan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. (ikbal muqorobin)

 

 
HARIANTERBIT.com - Pemeriksaan etik terhadap 25 personel polisi oleh Inspektorat Khusus (Irsus) dianggap sebagai bersih-bersih pimpinan Polri yang dianggap mencoreng institusi. 
 
Pemeriksaan itu disebut bagian upaya mrnjaga marwah Polri dalam pengusutan kasus tewasnya Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
 
"Pemeriksaan terhadap 25 anggota Polri terkait kasus penembakan yang menewaskan Briptu Yosua merupakan bersih-bersih pimpinan Polri terhadap 'tangan-tangan kotor' yang mencoreng institusi Polri," kata Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, dalam keterangannya, Jumat, 5 Agustus 2022. 
 
 
Jika dalam pemeriksaan terjadi tindak yang memiliki unsur pidana, IPW minta Polri bertindak tegas. Tidak hanya diproses secara pidana, yang bersangkutan juga harus diberhentikan dengan tidak hormat.
 
"IPW meminta Tim Khusus Internal untuk menerapkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap anggota polri tersebut. Sebab, mereka telah melakukan pelanggaran berat Kode Etik Profesi Polri (KEPP) berupa ketidakprofesionalan dalam melaksanakan tugas," tegas dia.
 
Sugeng menyebut hal itu sesuai dengan Surat Edaran Nomor: SE/9/V/2021 tentang Pedoman Standar Pelaksanaan Penegakan Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri tertanggal 18 Mei 2021. 
 
 
Diketahui Inspektorat Khusus (Irsus) melakukan pemeriksaan kode etik kepada 25 personel polisi. Hal ini terkait dengan dugaan sikap tidak profesional yang ditunjukkan dalam penanganan kasus Brigadir J.
 
Dari 25 personel polisi yang menjalani pemeriksaan tiga diantaranya perwira tinggi berpangkat bintang satu. Kemudian terdapat empat perwira polisi yang ditempatkan di tempat khusus selama 30 hari. 
 
Kapolri juga mencopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri. Kapolri juga mencopot bawahan Irjen Ferdy Sambo. Brigjen Benny Ali dicopot dari jabatan Karoprovos Divisi Propam dan Brigjen Hendra Kurniawan dimutasi dari posisi Karopaminal.***
 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemeriksaan Ferdy Sambo di Komnas HAM Hari ini Batal

Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:46 WIB

Istri Irjen Ferdy Sambo Butuh Pengobatan Psikiater

Rabu, 10 Agustus 2022 | 20:14 WIB

8 Ide Kencan Seru Ala Drama dan Variety Show Korea

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:12 WIB
X