• Sabtu, 1 Oktober 2022

Diduga Gelapkan Mobil Kredit, Pria Sukabumi Jadi Terdakwa

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 21:32 WIB
ilustrasi sidang
ilustrasi sidang

"Sebenarnya pada dasarnya, kalau hanya di belakang ya kita enggak bisa melegalkan juga dong kecuali ada persetujuan dari klien kami, kalo misalkan (ada persetujuan) itu pasti bisa. Tapi nyatanya kan dia tidak melakukan itu. Kita tetap mengupayakan agar unit tersebut dapat dikembalikan," kata Shifa.

Dakwaan Jaksa

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi Achmad Tri Nugraha mengatakan persidangan perdana ini digelar untuk mendengarkan pernyataan para saksi. Terdakwa diduga melakukan penggelapan uang dan pelanggaran UU Fidusia.

"Kami dakwakan Pasal 372 KUHP dan Pasal 36 UU RI No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Yang mana ancamannya 2 tahun dan ancaman penggelapannya 4 tahun," kata Tri.

Baca Juga: Puluhan Opang Jawa Barat dan Banten Serta Komunitas Dayak Kalteng Dukung Ganjar Pranowo

Dia mengatakan, unsur fidusia dalam kasus ini sudah terpenuhi. Alasannya, karena terdakwa memindahtangankan unit kendaraan tanpa sepengetahuan PT Dipo.

"Ada kemungkinan minggu depan masih (pemeriksaan) saksi. Yang dilakukan (terdakwa) diduga penggelapan, dia memindahtangankan tanpa sepengetahuan kreditur PT Dipo. Jadi unsur UU Fidusianya kita (sudah) terpenuhi," tutupnya.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Curi Belasan Motor, Anak Artis Dangdut Ditangkap Polisi

Jumat, 30 September 2022 | 20:05 WIB

Menangis, Putri Candrawathi Titip Anak-anaknya

Jumat, 30 September 2022 | 19:18 WIB

Penegasan Kapolri soal Penahanan Putri Candrawathi

Jumat, 30 September 2022 | 18:17 WIB

Putri Candrawathi Ditahan Polisi, Begini Katanya

Jumat, 30 September 2022 | 17:03 WIB

Akhirnya, Putri Candrawathi Ditahan Polisi

Jumat, 30 September 2022 | 15:22 WIB

Miris! Polisi Ungkap Lesti Kejora 2 Kali Alami KDRT

Jumat, 30 September 2022 | 11:59 WIB
X