• Rabu, 10 Agustus 2022

Diduga Gelapkan Mobil Kredit, Pria Sukabumi Jadi Terdakwa

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 21:32 WIB
ilustrasi sidang
ilustrasi sidang

HARIANTERBIT.com - DS, pria warga Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penggelapan dana dan fidusia atas mobil Pajero Sport yang dibelinya dengan cara kredit. Bahkan, DS diduga menjual mobil tersebut ke orang lain tanpa sepengetahuan perusahaan leasing.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, DS mengambil kendaraan mobil dengan bantuan pembiayaan dari PT Dipo Star Finance Cabang Sukabumi pada tahun 2020 lalu. Dia membeli mobil dengan merk Mitsubishi All New Pajero Sport (CKD) Dakar 4x2 Tahun 2018.

Angsuran pembiayaan mobil itu harus disetor tiap bulan sebesar Rp 10,2 juta selama 48 bulan dengan rincian harga awal pembelian mobil seharga Rp 525 juta dan uang muka (down payment) sebesar Rp 116 juta. Dalam perjalanannya, DS diduga menunggak pembiayaan dengan hutang sebesar Rp 493 juta. Unit mobil itu dialihkan tanpa persetujuan PT Dipo Star Finance.

Baca Juga: Denda Pajak Kendaraan Bagi Yang Belum Uji Emisi Berlaku Desember 2022

"Karena pada waktu ketika ada keterlambatan, konsumen ini bilang untuk dibayarkan ternyata nanti aja. Pas kita minta unit dikembalikan, ternyata mobilnya sudah tidak sama dia lagi. Jadi menunggak pembayaran dan dipindahkan tangan tanpa persetujuan PT Dipo," kata Rangga Prayogi, saksi saat persidangan perdana Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, Rabu, 3 Agustus 2022.

Dia mengungkapkan, terdakwa DS menunggak angsuran sejak pembayaran ke 23. Sedari awal, keduanya membuat perjanjian fidusia dan sudah bersertifikat. "Harga mobil Rp 525 juta, uang muka Rp 116 juta. Total hutang Rp 493 juta. Setelah angsuran ke 25 dia tidak membayar lagi. Sudah dikasih peringatan 1, 2, 3 malah mengabaikan," ucapnya.

"Akhirnya kita minta mobilnya kemana, 'oh sudah dialihkan.' Makanya pada saat itu juga ada peringatan, alasannya belum punya uang," kata dia.

Saat ditanya oleh Ketua Majelis Hakim Sylvia Yudhiastika mengenai pengalihan unit Pajero kepada siapa, Rangga menjawab mobil tersebut dialihkan ke seseorang.

"Pekerjaan terdakwa wiraswasta, lupa nggak tau spesifiknya. Dialihkan ke salah satu oknum TNI. Sudah diakui yang bersangkutan. Karena memang di Dipo ini ada pelacakan, mobil ada dimana?," sambung Rangga.

Shifa Khumaira Nadika, kuasa hukum PT Dipo Star Finance menambahkan, pihaknya tidak bisa melegalkan pengalihan kepada oknum TNI tersebut karena tanpa izin.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

8 Ide Kencan Seru Ala Drama dan Variety Show Korea

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:12 WIB

Ferdy Sambo Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:13 WIB

LPSK Datangi Bareskrim: Mau Berkoordinasi

Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:58 WIB

Ash dan Aish Episode 1: Aish Kabur dari Rumah!

Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:31 WIB
X