• Kamis, 1 Desember 2022

Diperiksa Bareskrim, Irjen Ferdy Sambo 2 Kali Meminta Maaf

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 10:58 WIB
Irjen Ferdi Sambo datang ke Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir Jaya di rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan. (ikbal muqorobin)
Irjen Ferdi Sambo datang ke Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir Jaya di rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Kadiv Propam non aktif Irjen Ferdy Sambo menyampaikan permohonan kepada institusi Kepolisian. Permintaan itu disampaikan saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juli 2022. 

Permintaan maaf Irjen Ferdy Sambo disampaikan terkait peristiwa adu tembak antara Brigadi Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E di rumah dinasnya di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
 
"Selanjutnya saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf kepada institusi terkait peristiwa  yang terjadi di rumah dinas saya di Duren Tiga," kata di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
 
 
Irjen Ferdy Sambo kembali menyampaikan permohonan maaf kepada institusi menaunginya. Permohonan maaf tersebut disampaikan atas dasar makhluk Tuhan
 
"Kemudian yang kedua saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohonan maaf  kepada institusi Polri," imbuhnya.
 
Irjen Ferdy Sambo diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi pada peristiwa penembakan terhadap Brigadir J. Dia tiba di Gedung Bareskrim Polri pada pukul 10:00. 
 
 
Diketahui polisi telah menetapkan Bharada Richard Eliezer atau Baharada E sebagai tersangka. Penetapan tersangka terhadap Bharada E dilakukan dalam kasus dugaan pembunuhan yang dilaporkan keluarga Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J
 
"Malam ini penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan saksi juga sudah kita anggap cukup untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka," ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian di Bareskrim Polri, Rabu, 3 Agustus 2022. 
 
Andi Rian mengatakan Bharada E disangka melanggar pasal 338 KUHP junto pasal 55 dan 56 KUHP. Atas penetapan tersebut Bharada E langsung ditahan. 
 
 
Brigadir J tewas di rumah Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu. Brigadir J disebut terlibat adu tembak dengan Bharada E sebelumnya.
 
Polisi menerangkan pemicu adu tembak itu adalah dugaan upaya pelecehan dan pengancaman yang dilakukan Brigadir J kepada istri Irjen Ferdy Sambo. ***
 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usai Dipeluk Ferdy Sambo, Bharada E Bohong ke Kapolri

Rabu, 30 November 2022 | 17:08 WIB

Merajut Istighfar

Rabu, 30 November 2022 | 06:11 WIB

FKPPI DKI Bantu Warga Korban Gempa Cianjur

Selasa, 29 November 2022 | 18:53 WIB
X