• Rabu, 28 September 2022

Tak Percaya CCTV Rumah Ferdy Sambo Rusak, Komnas HAM Minta Bantuan Mahfud MD

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 15:47 WIB
Salah satu CCTV yang terpasang di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.  (ikbal muqorobin)
Salah satu CCTV yang terpasang di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. (ikbal muqorobin)

Tak Percaya CCTV Rumah Ferdy Sambo Rusak, Komnas HAM Minta Bantuan Mahfud MD
 
HARIANTERBIT.com - Rusaknya rekaman CCTV disebut sebagai missing link dalam penyelidikan peristiwa tewasnya Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Komisi Nasional (Komnas) HAM mengejar kebenaran soal klaim rusaknya CCTV itu.
 
Komnas HAM mengatakan pengungkapan peristiwa kini baru bertumpu pada keterangan saksi-saksi. Sedangkan alat bukti lain belum sepenuhnya diberikan penyidik Polri. 
 
"Saya katakan tadi ini dua hal yang satu nunggu, yang satu lagi ini TKP ini masih ada mising link karena tidak adalah CCTV yang berfungsi. Dia harus didukung oleh alat macam-macam lagi," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Agustus 2022. 
 
 
Taufan mengatakan Komnas HAM akan mencari kebenaran terkait klaim polisi yang menyebut CCTV di rumah Irjen Ferdy Sambo rusak. 
 
"Kan sederhana saja, betul rusak? Jangan-jangan gak rusak. Kalau rusak, kerusakan apa? Alamikah rusaknya atau rusak karena ada orang berbuat rusak, kan lain lagi," bebernya. 
 
Komnas HAM akan akan berkoordinasi dengan Menko Polhukam Mahfud MD jika polisi tidak bisa menjawab pertanyaan terkait dengan penyebab rusaknya CCTV. 
 
 
"Saya mau tahu kenapa rusak. Kalau gak mau dijawab saya minta Pak Menko untuk memerintahkan itu untuk dijawab. Iya toh, karena saya gak bisa merintah-merintah mereka, atasannya lah merintahin," tegas Taufan. 
 
Sebelumnya polisi menyebut CCTV yang ada di dalam rumah dinas Irjen Ferdy Sambo tengah rusak saat peristiwa tewasnya Brigadir J. Polisi menyebut CCTV sudah dalam keadaan rusak sejak dua minggu.
 
 
Brigadir J tewas di rumah Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu. Brigadir J disebut terlibat adu tembak dengan Bharada E sebelumnya.
 
Polisi menerangkan pemicu adu tembak itu adalah dugaan upaya pelecehan dan pengancaman yang dilakukan Brigadir J kepada istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.***

Editor: Yuli Terbit

Artikel Terkait

Terkini

Soal Berkas Ferdy Sambo cs, Waktu Kejagung Menipis

Selasa, 27 September 2022 | 16:16 WIB

Pemprov DKI Janji Tutup Semua Lokasi Prostitusi

Senin, 26 September 2022 | 11:24 WIB

Drakor di Netflix Siap Tayang, Mana yang Kalian Tunggu?

Senin, 26 September 2022 | 09:10 WIB

BTN Gelar Road Show Tabungan BTN Bisnis di Medan

Minggu, 25 September 2022 | 18:32 WIB
X