• Senin, 26 September 2022

PKS : Pemerintah Harus Cermat Terkait Kebijakan Subdisi Energi di Tahun Politik

- Jumat, 29 Juli 2022 | 12:26 WIB

HARIANTERBIT.com - Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, minta Pemerintah cermat dan berhati-hati dalam membuat kebijakan untuk merespon turbulensi ekonomi akibat lonjakan kenaikan harga migas dunia.

Ditambahkannya Pemerintah harus tampil di depan untuk meredam dan mengelola gejolak ekonomi akibat kenaikan harga migas dunia tersebut. Sehingga beban ekonomi masyarakat tidak bertambah.

"Pemerintah tidak bisa serta-merta menaikan harga BBM, LPG dan listrik subsidi karena dapat dipastikan akan mengakibatkan inflasi yang tinggi. Apalagi sebentar lagi Indonesia akan memasuki tahun politik. Sehingga Pemerintah sebaiknya jangan membuat kebijakan yang dapat menimbulkan kegaduhan baru," kata Mulyanto menanggapi kebijakan Pemerintah dalam konferensi pers “APBN Kita” di Jakarta, Jumat, 29 Juli 2022.

Baca Juga: Minat Belajar Anak Tolikara Meningkat, Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Bagikan Tas dan Buku

Mulyanto menyebutkan Pemerintah harus menyiapkan skenario stabilitas ekonomi yang berpihak pada masyarakat. Sehingga walaupun ongkosnya sangat besar, yakni kenaikan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) hampir mencapai angka Rp 350 triliun, untuk menahan lonjakan harga BBM, gas, dan listrik, namun langkah itu secara mandatorial harus diambil.

"Ini kan bersifat obligatif, negara harus hadir melindungi segenap bangsa. Tidak boleh beban ekonomi tersebut langsung dilepas (pass through) ke masyarakat, termasuk juga kepada badan usaha milik negara.

Kontrak sosial, antara rakyat dan negara kan seperti itu. Rakyat memberikan mandat kepada negara untuk mengatur kebijakan publik dalam rangka melindungi mereka," kata Mulyanto.

Baca Juga: Gelaran IBF 2022 Terapkan Prokes Secara Ketat

Mulyanto menambahkan, karenanya pembayaran subsidi dan kompensasi kepada Pertamina dan PLN secara regular periodik tepat waktu, sesuai dengan kapasitas kemampuan badan usaha dan kapasitas kemampuan keuangan pemerintah, menjadi penting.

Tradisi ini secara konsisten harus dijaga, agar kedua BUMN energi tersebut dapat menjalankan amanah yang dibebankan kepadanya dengan baik. Jangan sampai BUMN tersebut kesulitan likuiditas dan mandeg.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

BTN Gelar Road Show Tabungan BTN Bisnis di Medan

Minggu, 25 September 2022 | 18:32 WIB

Sahabat Polisi Indonesia Peduli Pendidikan

Minggu, 25 September 2022 | 10:55 WIB

PPP Harus Jas Merah Terhadap Suharso Monoarfa

Sabtu, 24 September 2022 | 08:48 WIB

PA 212 Demo Tolak Harga BBM Naik, Ribuan Polisi Berjaga

Jumat, 23 September 2022 | 14:03 WIB
X