Bongkar Kematian Brigadir J, Survei IDM: Polri Telah Bekerja Transparan

- Selasa, 26 Juli 2022 | 16:20 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat memberi keterangan menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri.  (ikbal muqorobin)
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat memberi keterangan menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Kasus tewasnya brigadir J di Rumah Dinas Kadiv Propam Irjen Ferdi Sambo sangatlah menarik perhatian publik hingga suara serak Presiden Joko Widodo menjadi perbincangan di media sosial.

Hal itu terjadi saat Presiden Jokowi memerintahkan Polri mengusut tuntas kematian ajudan Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Baca Juga: Bertemu Gubernur Bank Jepang, Menko Airlangga Buka Peluang Investasi Sektor Kesehatan dan Pangan

Menanggapi hasil survei Indonesia Development Monitoring tentang Hasil Jajak Pendapat Publik Tentang Kinerja Polri Dalam Membongkar Kasus Tewasnya Brigadir J di Rumah Dinas Kadiv Propam Irjen Ferdi Sambo pakar komunikasi dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai bahwa hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) sangat tepat terkait pengungkapan kasus tewasnya Brigadir J di Rumah Dinas Kadiv Propam Irjen Ferdi Sambo.

‌Emrus mengatakan, bahwa Polri telah bekerja secara profesional dalam mengusut kasus tewasnya Brigadir J di Rumah Dinas Kadiv Propam Irjen Ferdi Sambo.

Baca Juga: Komisi V minta pemerintah pertimbangkan ulang alih kelola Bandara Halim Perdanakusuma

"Saya kira hasil survei IDM sudah tepat, karena Polri telah menunjukkan kinerja yang profesional dalam membongkar kasus tewasnya brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdi Sambo, " kata Emrus kepada wartawan, Senin, 25 Juli 2022.

Namun saat ditanyakan apakah penegakan hukum yang dijalankan kepolisian dalam kasus tewasnya brigadir J sudah berlandaskan prinsip berkeadilan?, Emrus menyebutkan bahwa Polri telah berkerja secara adil dalam membongkar kasus tewasnya brigadir J.

"Polri telah transparan dan bekerja adil sesuai dengan tanggung jawabnya," ujarnya.

Baca Juga: Seminar KAHMI: Perbaikan Tata Kelola SDA dan Pembangunan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat

Selain itu, kata dia, hasil survei IDM membuktikan masyarakat masih mempercayai institusi polri dalam mengungkap kasus tewasnya Brigadir J.

"Survei IDM bukti bahwa masyarakat masih percaya dalam membongkar kasus tewasnya Brigadir J," ucapnya.

Menurut dia, sangat tepat tepat tuntaskan kasus J dengan pembuktian ilmiah atauTEPAT tuntaskan kasus Scientific Crime Investigation (SCI), hanya SCI yang dapat dipertanggungjawabkan scara ilmiah. Hasil SCI bisa digugurkan hanya dengan kajian ilmiah yang lebih valid. Karena itu, SCI mampu jawab asumsi subyektif multi tafsir.

Baca Juga: Komunikolog Sarankan Kapolri Bentuk Tim SCI Independen untuk Ungkap Fakta Penembakan Brigadir J

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jumat Bersih ala Srikandi Ganjar di Cirebon

Sabtu, 25 Maret 2023 | 11:40 WIB
X