• Rabu, 28 September 2022

Kata Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J soal Desakan Kapolda Metro Dinonaktifkan

- Jumat, 22 Juli 2022 | 19:36 WIB
Rumah Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Di rumah ini Brigadir J disebut polisi tewas usai baku tembak dengan Bharada E.  (ikbal muqorobin)
Rumah Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Di rumah ini Brigadir J disebut polisi tewas usai baku tembak dengan Bharada E. (ikbal muqorobin)
 
HARIANTERBIT.com - Kuasa hukum keluarga Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat enggan menanggapi munculnya desakan di publik soal penonaktifan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.
 
Desakan itu muncul usai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Irjen Pol Ferdy Sambo, Brigjen Pol Hendra Kurniawan dan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto.
 
"No comment soal itu," ujar anggota tim kuasa hukum keluarga Brigadir J, Johnson Panjaitan kepada HARIANTERBIT.com, Jumat, 22 Juli 2022. 
 
 
Johnson mengatakan keluarga dan kuasa hukum hingga saat ini hanya meminta kasus pelaporan pencabulan dan pengancaman yang dilaporkan oleh pihak Sambo ditarik dari Polda Metro Jaya. Diketahui kasus tersebut kini ditangani Bareskrim Polri.
 
"Kita cuma minta Mabes menarik perkara yang di Polda," jelas Johnson.
 
Diketahui dalam pengusutan peristiwa Brigadir J keluarha meminta tiga pejabat Polri dinonaktifkan. Kapolri telah menjawab permintaan keluarga dengan menonakifkan Irjen Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri, Brigjen Hendra dari jabatan Karo Paminal Dipropam Polri dan Kombea Budhi dari Kapolres Jakarta Selatan.***

Editor: Yuli Terbit

Tags

Terkini

STIE Mulia Pratama, Bekasi Gelar Wisuda 260 Sarjana

Rabu, 28 September 2022 | 15:53 WIB

Jokowi Serahkan BSU Peserta BPJAMSOSTEK di Baubau

Rabu, 28 September 2022 | 10:25 WIB

Portugal 0-1 Spanyol: Morata Bawa Spanyol ke Semifinal

Rabu, 28 September 2022 | 08:35 WIB

Soal Berkas Ferdy Sambo cs, Waktu Kejagung Menipis

Selasa, 27 September 2022 | 16:16 WIB
X