• Rabu, 28 September 2022

Suami Istri Menculik Bayi Tetangga, Begini Modusnya

- Senin, 18 Juli 2022 | 18:16 WIB
Suami istri ditangkap karena kasus penculikan bayi anak tetangga di Tambora, Jakarta Barat.
Suami istri ditangkap karena kasus penculikan bayi anak tetangga di Tambora, Jakarta Barat.

HARIANTERBIT.com - Suami istri ditangkap polisi karena kasus penculikan anak. Mereka membawa kabur bayi lima bulan anak tetangga di Krendang, Tambora, Jakarta Barat. 

Kapolsek Tambora, Kompol Rosana Albertina Labobar, mengatakan penculikan terjadi di Jalan Krendang Timur, Krendang, Tambora Jakarta Barat, pada 13 Juli 2022. 
 
Rosana Albertina Labobar menyebutkan penculikan  bermula saat pelaku berinisial SD, yang juga tetangga korban, datang meminta izin kepada nenek bayi tersebut untuk mengajak bocah itu bermain. 
 
 
Namun nenek menolak dengan alasan cucunya tengah tidur. Namun ketika sang nenek lengah, SD lalu mengambil bayi itu dari ayunan. 
 
"SD ini datang ke rumah korban meminta kepada neneknya agar si anak ini untuk bersama dia main dan sebagainya," ujarnya di Mapolsek Tambora, Jakarta Barat, Senin, 18 Juli 2022. 
 
Sekitar pukul 20:00 ibu korban yang pulang dari tempat kerjanya menanyakan keberadaan putrinya. Sang nenek menjawab cucunya berada di rumah SD.
 
 
Keduanya lalu datang ke rumah tetangganya itu. Namun kontrakan SD sudah kosong. Ibu korban pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Tambora.
 
Setelah melakukan penelusuran polisi akhirnya mengamankan SD dan suaminya di Madura, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Juli 2022. Bayi yang diculik ditemukan dakam keadaan sehat.
 
"Kondisi anak langsung kita periksa dan sudah dinyatakan sehat," ungkap Rosana. 
 
 
Kapolsek mengatakan tidak menemukan indikasi tindak pidana human trafficking atau penjualan manusia. Diduga motif pelaku diketahui karena ingin memiliki bayi tersebut. 
 
"Mereka mau angkat korban jadi anaknya," katanya. 
 
Tersangka kini di tahan di Polsek Tambora. Keduanya dijerat Pasal 76f Jo 83 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan dan pasal 55 KUHP anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. ***

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

STIE Mulia Pratama, Bekasi Gelar Wisuda 260 Sarjana

Rabu, 28 September 2022 | 15:53 WIB

Jokowi Serahkan BSU Peserta BPJAMSOSTEK di Baubau

Rabu, 28 September 2022 | 10:25 WIB

Portugal 0-1 Spanyol: Morata Bawa Spanyol ke Semifinal

Rabu, 28 September 2022 | 08:35 WIB

Soal Berkas Ferdy Sambo cs, Waktu Kejagung Menipis

Selasa, 27 September 2022 | 16:16 WIB
X