• Rabu, 28 September 2022

Soroti Kesejahteraan Budayawan, Ketua Komisi A DPRD DKI Usul Bentuk DKKJ

- Selasa, 12 Juli 2022 | 18:29 WIB
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono saat membuka kongres Teater Jakarta 2022 di Gedung Joeang, Cikini, Jakarta Pusat.  (sammy )
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono saat membuka kongres Teater Jakarta 2022 di Gedung Joeang, Cikini, Jakarta Pusat. (sammy )

HARIANTERBIT.com - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono membuka kongres Teater Jakarta 2022. Dalam kesempatan tersebut, dirinya menyoroti tingkat kesejahteraan budayawan di Jakarta.

Saat ini, ungkap Mujiyono, kesejahteraan budayawan luput dari perhatian pemerintah. Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya fokus pada pembenahan fisik semata dan sedikit memperhatikan pegiat budaya.

"Kongres Teater Jakarta ini bisa menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola kebudayaan yang ada di Jakarta. Tak hanya fisik, namun perlu juga diperhatikan tingkat kesejahteraan budayawannya," ujar Mujiyono dalam keterangan tertulis, Selasa (12/7/2022).

Baca Juga: Super Junior Awet Kompak 17 Tahun! Ini Resepnya

Diakuinya, wajah baru Taman Ismail Marzuki (TIM) sebagai pusat kesenian dan kebudayaan di Jakarta harus dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi seniman dan budayawan. Diketahui, sejumlah fasilitas TIM mengalami peremajaan seperti Teater Arena, Museum, Gedung Graha Bakti Budaya, Perpustakaan, arena kuliner, Masjid Amir Hamzah serta renovasi pada sebagian tempat wisata edukasi Planetarium.

"Pembangunan fisik memang perlu, tapi pembangunan manusia di dalamnya lebih penting. Apalagi, pusat budaya di Jakarta tidak hanya TIM, masih ada banyak lagi. Jakarta ini kota pluras, rumah bersama beragam suku bangsa. Sehingga, kota global Jakarta ini makin maju saat peradaban dan kebudayaannya diperhatikan," kata pria yang juga menjabat selaku Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta ini.

Baca Juga: Rizky Billar Bahagia, Jurgen Klopp Ucapkan Selamat Ultah, Ternyata

Untuk itu, Mujiyono mengusulkan dibentuknya Dewan Kebudayaan Kota Jakarta (DKKJ) yang senantiasa bisa membantu meningkatkan kesejahteraan budayawan. Nantinya, kata Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta itu, DKKJ bisa membuat program kegiatan profitable yang dibantu dengan dana tetap dari pemerintah.

"Sekarang sudah ada Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) yang sudah mendapatkan alokasi hibah setiap tahunnya. Tapi, dana hibah ini paling bisa digunakan untuk Festival Teater Jakarta semata. Sementara, pegiat budaya baik sanggar, pusat budaya, dan lainnya di bawah DKJ harus berikhtiar sendiri-sendiri untuk bisa hidup dan mengembangkan budaya," tegasnya.

Baca Juga: 5 Shio Ini Beruntung Jika Menikah Tahun Ini

Dalam kongres Teater Jakarta bertemakan 'Dana Abadi Kebudayaan' itu, Mujiyono mengingatkan kembali pentingnya kebudayaan bagi sebuah peradaban kota. Terlebih, tegasnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah diamanatkan untuk menjaga pelestarian budaya melalui Peraturan Daerah

"Jangan sampai pusat-pusat kebudayaan hanya menjadi ruang kaca etalase pamer budaya. Yang pada akhirnya membuat kebudayaan menjadi tersentral pada satu titik, bukan menyebar untuk menjadi akar dan fondasi yang kuat," tandasnya. ***



Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Siap Blak-blakan di Persidangan

Rabu, 28 September 2022 | 19:13 WIB

STIE Mulia Pratama, Bekasi Gelar Wisuda 260 Sarjana

Rabu, 28 September 2022 | 15:53 WIB

Jokowi Serahkan BSU Peserta BPJAMSOSTEK di Baubau

Rabu, 28 September 2022 | 10:25 WIB

Portugal 0-1 Spanyol: Morata Bawa Spanyol ke Semifinal

Rabu, 28 September 2022 | 08:35 WIB
X