• Rabu, 10 Agustus 2022

Pengamat: Penyelidikan Formula E Bakal Ditindaklanjuti Pasca KPK Periksa Mantan Sesmenpora

- Selasa, 28 Juni 2022 | 09:05 WIB
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS

HARIANTERBIT.com - Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS menegaskan diperiksanya mantan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto memberikan harapan akan ditindaklanjutinya penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Dengan diperiksanya Gatot memberikan harapan akan ditindaklanjuti penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E oleh KPK," tegas Fernando Emas di Jakarta, Selasa, 28 Juni 2022.

Menurut dia, dengan diperiksanya Gatot juga bisa memberikan informasi yang berarti dalam penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E. Ia juga menyoroti upaya Pemprov DKI Jakarta yang melakukan audit dengan menggandeng auditor eksternal terhadap penyelenggaraan Formula E. Namun hasil audit yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta tidak akan mempengaruhi audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kantor Akuntan Publik (KAP).

Baca Juga: Bikin Heboh Kehadiran Ronaldinho di RANS Prestige Sportstainment

"Semoga saja hasil audit yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta tidak untuk mengakali yang berpotensi untuk menjadi temuan oleh BPK. Sebaiknya BPK melakukan audit lebih teliti lagi atas penyelenggaraan Formula E, apalagi diduga ada dugaan korupsi," paparnya.

Selain itu, dirinya juga angkat suara perihal laporan Studi Demokrasi Rakyat (SDR) ke KPK dan Bareskrim. Kata Fernando, tidak ada alasan bagi KPK dan Bareskrim untuk tidak segera menindaklanjuti laporan dari SDR mengenai dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E.

"Apalagi KPK juga sudah memiliki data dan telah memanggil sejumlah pihak termasuk Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi terkait dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang oleh Gubernur DKI Jakarta atas penyelenggaraan Formula E," katanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Berseru Agar Negara G7 dan G20 Atasi Krisis Pangan

Sebaiknya, kata dia, lembaga antirasuah segera menuntaskan dan memberikan informasi kepada masyarakat apapun hasil penyelidikan KPK atas dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E.

"Saya yakin SDR memiliki data yang cukup atas dugaan korupsi yang mencapai Rp. 200 miliar atas penyelenggaraan Formula E," ucapnya lagi.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

8 Ide Kencan Seru Ala Drama dan Variety Show Korea

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:12 WIB

Ferdy Sambo Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:13 WIB

LPSK Datangi Bareskrim: Mau Berkoordinasi

Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:58 WIB

Ash dan Aish Episode 1: Aish Kabur dari Rumah!

Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:31 WIB
X