• Rabu, 10 Agustus 2022

Promo Minuman Keras Gratis Bawa Nama Muhammad Menistakan Agama, Cabut Izin Holywings, Pidanakan Pemiliknya

- Senin, 27 Juni 2022 | 10:57 WIB
Hollywings Dilaporkan Buntut Promosi Miras Gratis Untuk Mereka yang Bernama Muhammad dan Maria
Hollywings Dilaporkan Buntut Promosi Miras Gratis Untuk Mereka yang Bernama Muhammad dan Maria

HARIANTERBIT.com – Kontroversi atas promosi yang sempat dilakukan pihak Holywings dengan memberikan promo minuman keras gratis bagi pemilik nama Maria dan Muhammad, terus bergulir. Kritik pun kerap dilayangkan oleh berbagai pihak. Bahkan, Pemerintah diminta untuk mencabut izin usaha tempat tersebut karena dinilai menistakan agama.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin akan melaporkan tindakan club malam dan resto Holywings yang mempromosikan miras secara gratis.

"Benar (Holywings diduga telah nistakan agama Islam). Kita akan kejar terus (lapor polisi)," ujar Novel kepada Harian Terbit, Minggu (26/6/2022).

Baca Juga: Dukung Malam Puncak Jakarta Hajatan, Bank DKI Ajak Pengunjung Gunakan JakOne Pay

Novel menegaskan, permintaan maaf Holywings tak mempengaruhi dugaan pidana yang dilakukan Holywings tersebut. “Walau sudah ada permintaan maaf resmi dari Holywing namun siapapun yang terlibat, termasuk pemeiliknua harus tetap diproses hukum,” tandasnya.

Novel menilai tindakan Holywings itu seakan melecehkan karena dalam Islam sangat keras melarang minuman beralkohol. “Memadukan miras kepada nama Muhammad karena jelas miras adalah minuman yang sangat diharamkan dan nama Nabi Muhamad sangat memerangi minuman keras,” ujarnya.

“Memadukan miras kepada nama Muhammad karena jelas miras adalah minuman yang sangat diharamkan dan nama Nabi Muhamad sangat memerangi minuman keras,” ujarnya.

Sebelumnya pada Jumat (24/6/2022), Sunan Kalijaga SH dan Himpunan Advokat Muda Indonesia telah melaporkan Hollywings terkait dugaan penistaan agama ke Polda Metro Jaya.

Tindak Tegas

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Sinergi Kalam (MASIKA) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Ismail Rumadan juga meminta kepada Pemerintah untuk menutup semua tempat hiburan Holywings. Aparat penegak hukum harus menindak tegas pemilik usaha Hollywings dengan hukuman yang berat karena telah mengacak-ngacak kehidupan umat beragama.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

8 Ide Kencan Seru Ala Drama dan Variety Show Korea

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:12 WIB

Ferdy Sambo Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:13 WIB

LPSK Datangi Bareskrim: Mau Berkoordinasi

Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:58 WIB

Ash dan Aish Episode 1: Aish Kabur dari Rumah!

Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:31 WIB
X