• Rabu, 10 Agustus 2022

Holywings Langgar Pasal Berlapis, Outlet Seluruh Indonesia Harus Ditutup

- Minggu, 26 Juni 2022 | 15:25 WIB

HARIANTERBIT.com - Koordinator Forum Kajian Isu Strategis Negara Demokrasi (KiSSNed) Erlangga Abdul Kalam mengatakan, unggahan promosi miras Holywings di akun instagram resminya telah menyangkut unsur SARA. Apalagi konten promosi tersebut mencatumkan dua nama yang sangat sakral bagi setiap penganutnya “Muhammad dan Maria”.

"Sangatlah tidak etis dan relevan nama yang sesakral itu dicatut sebagi konten promosi miras. Terlebih lagi nama Muhammad," ujar Erlangga Abdul Kalam dalam keterangannya, Minggu, 26 Juni 2022.

Erlangga memaparkan, walaupun dalam unggahan tersebut Holywings telah meminta maaf. Namun alasan dari permohonan maaf Holywings tersebut sangat irasional. Apalagi postingan permohonan maaf yang diunggah Holywings itu menyebutkan bahwa yang dilakukan tim promosi tidak dengan sepengetahuan manajemen.

Baca Juga: Begini Kerennya Masjid Jogokariyan Yogyakarta

"Pertanyaannya, bukankah promosi itu harus berdasarkan persetujuan dari atasan? Dan ketika sudah mendapat persetujuan baru kemudian diposting? Tentu ini sangat janggal. Kami menduga ini memang sudah di skemakan, supaya bisa menarik calon pelanggan," jelasnya.

Erlangga menegaskan, berdasarkan kajian mendalam maka Holywings dalam hal ini melanggar pasal berlapis.
Pertama, pasal 30 Permendag 20/2014, dikenai sanksi administratif berupa pencabutan penetapan sebagai IT-MB, pencabutan Surat Izin Perdagangan Minuman Beralkohol.

Kedua, pasal 28 ayat 2 jo pasal 45 ayat 2 UU ITE tentang kesengajaan dan tanpa hak menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan kebencian baik individu/kelompok dan atau pasal 165 KUHP dengan ancaman hukumannya 5 tahun penjara.

Ketiga, pasal 14 ayat 1 dan 2 UU RI No. 1 tahun 1946 tentang menyiarkan berita atau megeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat. Dengan ancaman paling tinggi 10 tahun penjara.

Baca Juga: Panduan Pelaksanaan Idul Adha 1443 H di Tengah Wabah PMK, Mulai Takbiran Hingga Berkurban

"Secara prinsip, jelas sudah tidak dibenarkan, dilihat dari perspektif hukum, Holywings sudah melanggar pasal berlapis. Dilihat dari perspektif agama, Holywings juga sudah menistakan Agama dengan postingannya yang mengandung unsur SARA di media sosial," paparnya.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Artikel Terkait

Terkini

8 Ide Kencan Seru Ala Drama dan Variety Show Korea

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:12 WIB

Ferdy Sambo Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:13 WIB

LPSK Datangi Bareskrim: Mau Berkoordinasi

Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:58 WIB

Ash dan Aish Episode 1: Aish Kabur dari Rumah!

Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:31 WIB
X