• Selasa, 28 Juni 2022

Anies Ungkap Ibu dan Anaknya Terpapar Covid-19 Tapi Tak Bergejala

- Kamis, 23 Juni 2022 | 21:35 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan memiliki shio ayam. Karakter shio ini di antaranya pekerja keras dan multitalenta.  (instagram @aniesbaswedan)
Gubernur DKI Anies Baswedan memiliki shio ayam. Karakter shio ini di antaranya pekerja keras dan multitalenta. (instagram @aniesbaswedan)

HARIANTERBIT.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap, sang ibu bernama Prof Aliyah Rasyid Baswedan, dan satu dari empat anaknya terpapar Covid-19.

Meski berstatus positif, namun kedua orang yang dicintainya itu tidak mengalami gejala pada umumnya seperti batuk, pilek, flu dan demam.

"Di rumah saya hari ini ada dua yang positif Covid-19, satu ibu dan saya satu anak saya. Tapi dua-duanya tidak mengalami gejala apapun dan ibu saya usianya 82 tahun," kata Anies usai peluncuran pengelolaan sampah di kawasan dan perusahaan di Area Boulevard, Sisi Pintu Barat ITC Cempaka, Kecamatan Cempaka Putih, Kamis (23/6/2022) pagi.

Baca Juga: Saat Sujud Gus Baha Berbisik Bertemu Tuhan

Anies mengatakan, sang ibu yang usianya sudah senja terungkap kena Covid-19 usai mengikuti tes kesehatan.

Beda halnya jika sang ibu tidak mengeceknya, Anies beserta keluarga tidak akan mengetahui kondisi kesehatannya

"Tapi tidak ada gejala sedikit apapun, tidak ada. Beliau sudah mengalami vaksin booster," ujar Anies.

Baca Juga: Surya Paloh Usulkan Komposisi Capres Cawapres Tak Buat Polarisasi ke Jokowi

Karena itulah, Anies mendorong masyarakat untuk divaksin booster demi meningkatkan perlindungan diri dari bahaya Covid-19. Soalnya vaksin booster diyakini mampu meringankan tingkat keparahan Covid-19 yang berujung pada kematian.

"Kami mendorong kepada semua masyarakat yang belum mendapatkan vaksin ketiga, yuk ambil. Jadi datangi fasilitas kesehatan, kami akan terus genjot kami akan terus jangkau," katanya.

Baca Juga: Widi Vierratale: Gue Malu Banget Nangis, Ini Bukan Gue

"Dengan begitu harapannya nanti kalau pun terpapar maka tidak mengalami infeksi yang membuat harus menjalani perawatan khusus," lanjut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini.

Dalam kesempatan itu, Anies juga berpesan kepada warganya untuk tetap berhati-hati dengan pandemi Covid-19. Meskipun gejalanya dapat ditekan dengan vaksin, namun sejak beberapa hari terakhir kasusnya kembali naik.

Baca Juga: Yuk Lihat! Di Langit 5 Planet Reuni Berjajar di Satu Garis

Hingga kimi Pemprov DKI Jakarta belum berencana untuk meningkatkan pengetatan mobilitas dan aktivitas masyarakat. Soalnya pengetatan dilakukan ketika orang menjalani tes maupun dirawat di rumah sakit meningkat.

"Ketika RS mulai penuh bila tidak ada pengetatan maka orang tidak tertangani di RS. Jadi pengetatan itu karena RS nya punya kapasitas yang terbatas," ucapnya.

Baca Juga: DPR Sebut Mahathir Mohamad Tidak Bijak Karena Mengklaim Prov Kepri sebagai Wilayah Malaysia

Kata Anies, pemerintah masih menyaksikan bahwa jumlah orang yang harus dirawat tidak mengalami lonjakan yang signifikan.

Halaman:

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Adam Deni Hadapi Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 28 Juni 2022 | 08:34 WIB

Jakarta Potensi Berawan Selasa Ini

Selasa, 28 Juni 2022 | 06:16 WIB

Makanan Organik untuk Hidup Sehat Berkualitas

Senin, 27 Juni 2022 | 22:29 WIB

Selamat! Son Ye Jin Hamil Anak Pertama

Senin, 27 Juni 2022 | 18:10 WIB
X