• Minggu, 3 Juli 2022

Temui Sekjen Kemendagri, Tokoh Masyarakat, DPRD dan Pemkab Mimika Sampaikan Dukungan Pemekaran Papua

- Kamis, 23 Juni 2022 | 10:08 WIB

HARIANTERBIT.com - Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupatan Mimika Jeni Ohestina Usmany, Ketua DPRD Kabupaten Mimika Anton Bukaleng, beserta perwakilan tokoh masyarakat Amungme dan Kamoro menemui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Sekjen Kemendagri, Selasa, 21 Juni 2022.

Kedatangan tim tersebut untuk memperkuat dan menegaskan dukungan masyarakat Mee Pago terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan lanjutan Otonomi Khusus Papua, yang telah dideklarasikan oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng selaku Ketua Asosiasi Bupati Wilayah Adat Mee Pago.

“Yang datang itu Pak Ketua DPRD, perwakilan tokoh masyarakat Amungme dan Kamoro,” terang Jeni saat ditemui usai pertemuan.

Baca Juga: Pentingnya Absensi Untuk Aktivitas Perusahaan

Dalam pertemuan tersebut juga diserahkan hasil deklarasi pada 15 Juni 2022 lalu di Timika. Deklarasi itu terkait dukungan terhadap pembentukan DOB serta Undang-Undang (UU) tentang Otonomi Khusus Papua. Dokumen deklarasi tersebut ditandatangani seluruh kepala suku dan paguyuban nusantara yang ada di Mimika. Dokumen yang diserahkan itu juga berisi rangkaian persiapan pembentukan Provinsi Papua Tengah wilayah adat Mee Pago

Jeni menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika telah mempersiapkan fasilitas untuk menyambut Ibu Kota Provinsi Papua Tengah di Mimika. Pemkab Mimika dan DPRD Kabupaten Mimika berkomitmen menyiapkan dana untuk mendukung pembangunan provinsi tersebut.

“Master plannya (pembangunannya) sudah ada di Bappeda,” terangnya.

Senada dengan Jeni, Ketua DPRD Anton Bukaleng juga mengaku siap mendukung pembentukan Provinsi Papua Tengah. Dukungan tersebut telah dituangkan dalam persetujuan DPRD Kabupaten Mimika bersama Bupati Mimika terkait pemberian dukungan dana dari APBD Kabupaten Mimika.

Dalam kesempatan itu, perwakilan tokoh masyarakat yang hadir juga turut menyampaikan dukungannya terkait pembentukan Provinsi Papua Tengah. Hal itu disampaikan Tokoh Intelektual Kabupaten Mimika suku asli Amungme Yohanes Kemong. Dirinya mengatakan, langkah pemekaran wilayah merupakan agenda lanjutan yang sempat tertunda sejak 2003.

“Dengan tertunda itu kami menanti terus sampai dengan hari ini,” katanya.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

X