• Kamis, 6 Oktober 2022

Gubernur Anies Akan Jadikan Tebet Eco Park jadi Kawasan Zona Emisi Rendah

- Kamis, 16 Juni 2022 | 21:47 WIB
Revitalisasi Taman Tebet menjadi Tebet Eco Park.
Revitalisasi Taman Tebet menjadi Tebet Eco Park.

Jakarta, HanTer - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal menjadikan Taman Tebet Eco Park, Jakarta Selatan menjadi kawasan zona emisi rendah. Karena itu, taman tersebut sekarang ditutup sampai akhir Juni 2022 untuk dilakukan pembenahan fasilitas. 

Wilayah sekitar Tebet Eco Park akan dijadikan zona emisi rendah, di mana pada akhir pekan seluruh kendaraan bermotor dibatasi masuk kecuali bagi penghuni,” ujar Anies yang dikutip dari akun resmi Instagram miliknya @aniesbaswedan pada Kamis (16/6/2022). 

"Jumlah pengunjung, utamanya di akhir pekan, akan dibatasi sesuai kapasitas taman. Ketertiban dan kebersihan lingkungan akan dijaga secara ketat," sambungnya. 

Dalam kesempatan itu Anies juga mengajak seluruh warga untuk menikmati lebih dari 100 taman lain di Jakarta yang telah diperbarui dan dibuka. Kata Anies, taman lain yang dikelola pemrintah daerah juga tidak kalah menyenangkan dibanding Tebet Eco Park

"Ruang-ruang publik lain, seperti lapangan Monumen Nasional (Monas), juga akan dibuka seiring PPKM level 1 di Jakarta," ujarnya. 

Menurutnya, ada begitu banyak ruang publik dan ruang terbuka hijau yang bisa dijelajahi dan dinikmati warga Jakarta, dan semuanya kini telah dibuka. Selamat menjelajahi dan menikmati taman-taman di ibu kota. 

"Tetap jaga prokes, kebersihan dan ketertiban bersama," ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini.  

Dalam postingannya, Anies menyampaikan ada 10 taman alternatif yang dapat dinikmati masyarakat. Adapun kesepuluh taman itu adalah Taman Lapangan Banteng, Taman Suropati, Taman Sungai Kendal, Taman Rotanusa, Hutan Kota Srengseng, Taman Cattleya, Taman Puring, Taman Sambas Asri, Taman Apung dan Taman Piknik. 

Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menutup sementara Taman Tebet Eco Park, Jakarta Selatan mulai Rabu (16/6/2022). Alasannya pemerintah daerah ingin menata area di sekitar taman itu, buntut adanya parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL) di sana. 

Halaman:

Editor: Zamzam Terbit

Tags

Terkini

PN Jakarta Selatan Siap Gelar Sidang Ferdy Sambo

Rabu, 5 Oktober 2022 | 23:06 WIB

Polda Riau Ringkus Pelaku Pembuatan Bom Botol

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:29 WIB
X