• Jumat, 7 Oktober 2022

Pakar Desak Polri Tegas Soal Dermaga Bermasalah di Pantai Mutiara

- Selasa, 7 Juni 2022 | 18:14 WIB
Dermaga pribadi di Perumahan Pantai Mutiara, Jakarta Utara.
Dermaga pribadi di Perumahan Pantai Mutiara, Jakarta Utara.

Jakarta, HanTer -- Muhammad Taufiq, Presiden Asosiasi Ahli Hukum Pidana Indonesia, mendesak Polri bersikap tegas terhadap dugaan pelanggaran hukum terkait dengan pembangunan dermaga pribadi di Blok SB No. 15 A, Perumahan Pantai Mutiara, Jakarta Utara.

“Tidak cukup hanya dibongkar atau dirobohkan, tapi penyidikan harus dilanjutkan dengan menetapkan tersangka, karena peristiwa pidananya diduga sudah terjadi,” katanya kepada pers, Selasa (6/6/2022).

Taufiq meyakini pihak swasta pemilik dermaga itu adalah pengusaha bermodal besar yang punya beking, sehingga berani melakukan pembangunan dermaga yang terang-terangan secara kasat mata melanggar berbagai ketentuan, misalnya UU Cipta Kerja, UU Lingkungan Hidup dan UU Tata Ruang.

Baca Juga: Tak Ingin PPP Degradasi, Massa GPK Beri Karpet Merah agar Suharso Monoarfa Legowo Hengkang dari Ketum PPP

“Polisi harus tunjukkan bahwa hukum adalah panglima, bukan pengusaha atau kapitalis sebagai panglima,” tegas dosen Fakultas Hukum Universitaas Islam Sultan Agung, Semarang, tersebut.

Menurut Taufiq, tidak mungkin Pemprov DKI Jakarta memberi izin pembangunan dermaga yang begitu menjorok ke kanal dan menyalahi ketentuan tata ruang di DKI.
“Ini mestinya sejak awal sudah ditegur. Tapi ya kita tahulah, biasanya ada yang membekingi,” katanya.

Seperti diberitakan, warga Perumahan Pantai Mutiara, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, mendesak pembongkaran bangunan dermaga di Blok SB No.15 A yang diduga menyalahi aturan tentang tata ruang di DKI Jakarta.

Baca Juga: Bendum PBNU Mardani H Maming Buka-bukaan, Tunjuk Hidung Haji Isam, Apa Respons KPK?

Pembangunan dermaga tersebut juga diduga dilakukan dengan mereklamasi perairan, pembetonan serta dengan ketinggian dan lebar yang diperkirakan melebihi batas yang seharusnya. Akibatnya, perairan menyempit karena dermaga terlalu menjorok ke kanal.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PN Jakarta Selatan Siap Gelar Sidang Ferdy Sambo

Rabu, 5 Oktober 2022 | 23:06 WIB

Polda Riau Ringkus Pelaku Pembuatan Bom Botol

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:29 WIB
X