• Rabu, 10 Agustus 2022

Antisipasi Terjadinya Kerugian Jelang Formula E, Pengamat: Dewan Harus Panggil Gubernur DKI Jakarta

- Selasa, 24 Mei 2022 | 15:19 WIB
Sirkuit Formula E
Sirkuit Formula E

Karena itu SGY meminta agar Dewan bisa meminta penjelasan langsung dari Gubernur Anies Baswedan tentang dampak untung dan rugi bagi Ancol. Apalagi Ancol merupakan perusahaan Tbk yang 72 % sahamnya milik DKI, 18,01% milik Pembanguna Jaya dan 9,99 % milik masyarakat.

Lebih lanjut SGY mengatakan, khusus untuk BUMD PT. Jakpro maka Dewan bisa merujuk pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2017 Tentang Badan Usaha Milik Daerah. 

Untuk hal ini kepala daerah mewakili pemerintah daerah dalam kepemilikan kekayaan daerah yang dipisahkan pada perusahaan umum daerah yang selanjutnya disingkat dengan nama KPM.

“Pada Pasal 31 hurup (a) dijelaskan bahwa; KPM tidak bertanggung jawab atas kerugian perusahaan umum Daerah apabila dapat membuktikan tidak mempunyai kepentingan pribadi baik langsung maupun tidak langsung,” ujar SGY.

Dengan demikian menurut SGY, Dewan mempunyai kepentingan besar atas kondisi BUMD PT. Jakpro. Artinya, lanjut  SGY menjelaskan, bila PT. Jakpro mengalami kerugian maka Gubernur Anies Baswedan sebagai KPM harus bertangungjawab, kecuali bisa membuktikan tak ada kepentingan pribadi baik langsung maupun tidak langsung atas rencana kegiatan Formula E

“Total kerugian PT. Jakpro dan Ancol Rp.1,09 triliun itu cukup besar. Jadi Dewan perlu memintai keterangan langsung dari Gubernur Anies Baswedan. Hal ini untuk mengantisipasi kerugian yang lebih besar dan juga agar tak merugikan masyarakat Jakarta. Caranya bisa melalui rapat formal atau informal,” tegas SGY.

 

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Istri Irjen Ferdy Sambo Butuh Pengobatan Psikiater

Rabu, 10 Agustus 2022 | 20:14 WIB

8 Ide Kencan Seru Ala Drama dan Variety Show Korea

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:12 WIB

Ferdy Sambo Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:13 WIB
X