• Kamis, 6 Oktober 2022

Jangan Ingkari Kebaikan Orang

- Rabu, 16 Februari 2022 | 23:03 WIB
Ilustrasi (pixabay)  (pixabay)
Ilustrasi (pixabay) (pixabay)

BERTERIMA kasih atas kebaikan seseorang kepada kita merupakan akhlak terpuji karena berarti kita bersyukur dan berterimakasih kepada Allah. Kita yakin bahwa Allah lah yang menggerakkan hati seseorang memberikan kebaikan kepada kita.

Jangan kita mengingkari akan kebaikan orang lain. Rasulullah bersabda: “Tidak dikatakan bersyukur pada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih pada manusia” (HR. Abu Daud).

Islam mengajarkan, umatnya untuk senantiasa berbuat baik, beramal kebajikan, kasih sayang dan menolong pada orang lain karena perbuatan itu merupakan perbuatan luhur, terpuji dan disukai Allah. Banyak kebaikan yang bisa kita berikan pada orang lain seperti memberikan hadiah, meminjamkan atau memberi uang kepada sahabat kerabat yang sedang sangat membutuhkannya dan lainnya.

Baca Juga: Inilah 10 Potret Achor Cantik Ola Najla Hilabi Dalam Keseharian

Atas kebaikaan hati orang itu kita syukuri agar jangan sampai kita termasuk orang yang tidak pandai bersyukur pada Allah. ”Dan apabila kamu ditimpa bahaya dilautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia. Maka tatkala Dia menyelamatkan kamu kedaratan, kamu berpaling. Dan manusia itu adalah selalu tidak berterimakasih.” (QS Al Isra’: 67).

Berterimakasih atas kebaikan orang dianjurkan oleh Rasulullah sebagaimana sabdanya:”Barang siapa yang telah berbuat kebaikan kepada kalian, hendaklah kalian membalasnya, jika kalian tidak mampu membalasnya, maka berdoalah untuknya, hingga kalian tahu bahwa kalian telah bersyukur. Allah adalah Dzat yang Maha Tahu Berterimakasih dan sangat cinta kepada orang-orang yang bersyukur.” (HR.Thabrani).

Rasulullah juga bersabda:"Barangsiapa yang tidak berterima kasih kepada manusia maka dia tidak bersyukur kepada Allah" (HR. Ahmad).

Baca Juga: Investor dan Pelaku Usaha Soroti Pemulihan Investasi

Manakala kita ingat akan kebaikan orang lain kita akan termotivasi membalas kebaikan pula terhadapnya. Boleh jadi yang membahayakan diri kita atau memberikan kebaikan pada diri kita bukanlah orang lain melainkan dari diri kita juga.

Halaman:

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PN Jakarta Selatan Siap Gelar Sidang Ferdy Sambo

Rabu, 5 Oktober 2022 | 23:06 WIB

Polda Riau Ringkus Pelaku Pembuatan Bom Botol

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:29 WIB
X